INTERAKSI.CO, Batulicin – Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu dibuka dalam kondisi cuaca cerah, Sabtu (30/8/2025).
Event tersebut dibuka dengan lagu Indonesia Raya Tiga Stanza yang dinyanyikan oleh para jurnalis, guru, dan puluhan pelajar yang menjadi peserta.
Mereka menyanyikan lagu lengkap Indonesia Raya dengan kompak sembari memegang kertas putih berisi teks karya musik ciptaan WR. Soepratman tersebut. Kepala SMPN 3 Satap Angsana, Adriati Kurniasih, dipercaya menjadi dirigen.
“Kaget, surprise. Baru kali ini jadi dirigen lagu Indonesia Raya Tiga Stanza,” ucap Bunda Ririe.
Dia juga memberikan apresiasi kepada panitia yang sudah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk teks Indonesia Raya Tiga Stanza yang sudah dipersiapkan oleh panitia.
“Sehingga semua peserta bisa menyanyikan dengan baik. Keren! Sangat menginspirasi,” ucap tokoh pendidikan di Tanah Bumbu tersebut.
Baca juga: TP PKK Tanah Bumbu Gelar Germas dan Lomba Penyuluhan Stunting untuk Cegah Gizi Buruk Anak
Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan, Sujud Mariono, menilai pelaksanaan Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu punya sesuatu yang bernilai lebih.
“Sosialnya dapat, ilmunya dapat, antar-peserta juga bisa menjalin kerja sama dengan baik untuk menghasilkan karya jurnalistik,” katanya.
Secara pribadi, Sujud melihat program ini sangat istimewa. Apalagi lagu Indonesia Raya Tiga Stanza makin menambah semangat peserta dalam mengikuti kegiatan.
“Dengan tiga stanza itu, kita tidak melupakan bahwa kita punya sejarah yang besar. Dan part terakhir itu juga seakan menjadi penyempurna dari part-part lain,” ucapnya.
Ketua Panitia Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu, Puja Mandela, sengaja mengusulkan nyanyian Indonesia Raya Tiga Stanza di kegiatan ini.
“Indonesia Raya versi tiga stanza itu salah satu karya musik favorit saya yang harus diperdengarkan ke lebih banyak orang. Liriknya luar biasa hebat,” ucap jurnalis yang juga musisi itu.