INTERAKSI.CO, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah syarat sebelum menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Salah satu syarat utama adalah kelengkapan sarana dan prasarana pemerintahan di IKN, mulai dari fungsi eksekutif, legislatif, hingga yudikatif. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (25/7/2025).

“Kita berharap dalam tiga tahun ke depan, seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan di IKN dapat rampung. Itu jadi syarat sebelum Presiden menandatangani Keppres pemindahan ibu kota,” jelas Prasetyo.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Tema dan Logo HUT ke-80 RI

Ia juga merespons usulan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga BUMN mulai berkantor di IKN. Menurutnya, pemerintah masih fokus menyelesaikan pembangunan secepatnya sebelum operasionalisasi penuh dimulai.

“Kami menerima semua masukan. Tapi yang paling utama saat ini adalah mempercepat penyelesaian pembangunan IKN,” tegasnya.

Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, melaporkan bahwa pembangunan 47 tower hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pertahanan-keamanan (Hankam) telah mencapai 97,46%.

Sementara total progres proyek-proyek yang dibiayai APBN Kementerian PUPR hingga Mei 2025 telah menembus 77,36%.

Proyek hunian ASN ini berada di bawah naungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Selain itu, hunian vertikal TNI juga sedang dibangun, dengan progres mencapai 27,32%.

Dari sisi investasi, direct investment melalui Otorita IKN telah mencapai 86,67%. Namun, belum diungkapkan secara rinci berapa nilai investasi yang masuk.

“Sejumlah infrastruktur yang dibiayai dari APBN OIKN kini masih dalam tahap proses tender,” terang Danis.

Rincian Progres Proyek Strategis di IKN

Untuk pengerjaan utama, Batch 1 telah mencapai 98,55%, Batch 2 sebesar 84,04%, dan Batch 3 masih berada di angka 48,00%.

Pada kompleks Kemenko, Kemenko 1 dan 3 telah selesai 100%, Kemenko 2 mencapai 94%, dan Kemenko 4 dalam tahap finishing dengan progres 98%.

Sementara itu, pembangunan Bandara VVIP IKN menunjukkan capaian sisi darat yang telah rampung 100% dan sisi udara sebesar 97,8%.

Beberapa proyek yang telah selesai sepenuhnya meliputi Bendungan Sepaku Semoi, Intake Sungai Sepaku, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), Istana Negara dan Lapangan Upacara, Istana Garuda, Kantor Sekretariat Presiden (Setpres), serta Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Author