INTERAKSI.CO, Barabai – Seorang santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) meninggal dunia setelah ditusuk dengan senjata tajam saat tidur.
“Identitas korban MF, seorang santri asal Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) ditemukan tewas setelah mengalami luka parah akibat serangan senjata tajam,” kata Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Iptu M. Husaini, dikutip dari AntaraKalsel, Rabu (20/8/2025).
Peristiwa tragis itu berlangsung di Desa Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, sekitar pukul 03.00 WITA. Terduga pelaku berinisial MN, santri asal Kecamatan Barabai.
Baca juga: Bawa Sajam Ilegal, Juru Parkir Ini Diamankan Polsek Cempaka
Baca juga: Simpan Sabu di BH, Wanita asal Kusan Hilir Ditangkap Polisi
Menurut keterangan polisi, korban yang sedang terlelap di kamar asrama tiba-tiba diserang pelaku dengan sebilah parang.
“Tusukan mengenai bagian bawah rahang dan leher korban. Korban sempat berteriak takbir lalu berlari keluar menuju Musala setempat. Namun, akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di dalam Musala tersebut,” jelas Husaini.
Sejumlah saksi yang berada di lokasi berusaha menolong, namun nyawa korban tak terselamatkan. Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri ke luar area ponpes sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
Polres HST telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini.
“Untuk motif pelaku, masih dalam penyelidikan. Perkembangan hasilnya nanti akan segera kami laporkan lebih lanjut,” tandasnya.