INTERAKSI.CO, Batulicin – Kesuksesan Talkshow Literasi Rumah Pena BerAksi di Mini Stage Tanbu BerAksi Expo 2026, Simpang Empat, Senin (6/4/2026) malam, menjadi titik awal lahirnya gerakan literasi yang lebih progresif di Tanah Bumbu.
Tak hanya menghadirkan ratusan peserta dan diskusi yang hidup, kegiatan bertema “Cerdas Membaca Informasi” itu juga menjadi momentum untuk mengumpulkan para penulis, jurnalis, pegiat literasi, guru, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum se-Tanah Bumbu dalam satu karya bersama.
Mereka akan dilibatkan dalam penyusunan buku antologi opini dan esai bertajuk “Literasi BerAksi”.
Baca juga: Bang Arul Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026, 33 Klub Siap Berlaga
Ketua Rumah Pena BerAksi, Andrianto Mokodompit, mengatakan antusiasme masyarakat yang membludak dalam talkshow menjadi sinyal bahwa Tanah Bumbu memiliki banyak orang dengan gagasan, keresahan, pengalaman, dan sudut pandang yang layak dituliskan.
“Yang hadir justru di luar perkiraan. Menurut catatan panitia yang hadir sampai 230-an peserta. Antusiasmenya luar biasa,” kata Andrianto Mokodompit.
Pihak panitia awalnya hanya menargetkan 100 peserta. Namun jumlah itu terus bertambah menjadi 150 orang, lalu dinaikkan lagi menjadi 180 peserta karena tingginya minat masyarakat.
Founder Pejuang Literasi Tanah Bumbu, Ilham Bahari, bahkan menyebut kursi yang tersedia malam itu tidak cukup menampung peserta.
“Banyak yang tidak kebagian kursi, saking antusiasnya,” ujarnya.
Melihat besarnya animo tersebut, Rumah Pena BerAksi kemudian membuka ruang lanjutan berupa penulisan buku antologi “Literasi BerAksi”. Buku itu akan memuat esai dan opini tentang literasi, tantangan, problematika, hingga perkembangannya di era sekarang.
Rumah Pena BerAksi mengajak jurnalis, pegiat literasi, guru, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum untuk ikut menulis.
“Buku ini akan memuat esai dan opini tentang literasi, tantangan, problematika, serta perkembangannya di era sekarang. Mari tuangkan gagasan, pengalaman, kritik, dan harapan tentang literasi. Gaya tulisannya bisa straight ala opini atau bercerita ala esai. Untuk teknisnya nanti kita akan undang para pengirim karya ke kantor Rumah Pena untuk berdiskusi,” kata Puja Mandela.
Dia menambahkan untuk penulis yang punya karya terbaik akan mendapatkan hadiah menarik dari Rumah Pena BerAksi.
Pengumpulan tulisan untuk buku antologi “Literasi BerAksi” dibuka hingga 24 April 2026. Bagi yang berminat mengirim karya bisa langsung menghubungi Arif Rachman di nomor 0852-4770-6777.





