INTERAKSI.CO, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan mengawali perdagangan Rabu 18 Februari 2026 dengan penguatan setelah libur panjang Imlek. Indeks acuan di Bursa Efek Indonesia itu naik 38,308 poin atau 0,47 persen ke level 8.250,580.
Sejak awal sesi, IHSG dibuka di posisi 8.235,808 dan langsung bergerak di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.269,232 sebelum terkoreksi tipis dan stabil di kisaran 8.250-an. Adapun level terendah pagi ini tercatat di 8.227,450.
Baca juga: BPS Perkirakan Rata-rata Pendapatan Masyarakat Rp6,9 Juta per Bulan
Dari sisi transaksi, volume perdagangan mencapai 5,760 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,686 triliun dan frekuensi 356.178 kali transaksi.
Pergerakan saham didominasi penguatan. Sebanyak 303 saham naik, 233 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Data ini menunjukkan sentimen pasar relatif positif meski pelaku pasar tetap berhati-hati.
Penguatan ini terjadi setelah IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup melemah 0,64 persen. Rebound kali ini menjadi sinyal awal bahwa minat beli kembali masuk pascalibur panjang.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan ke rentang 8.377 hingga 8.440 dalam skenario terbaik.
Menurutnya, indeks berpotensi membentuk bagian dari gelombang lanjutan secara teknikal. Namun, ia juga mengingatkan potensi koreksi apabila tekanan jual kembali meningkat.
Jika terjadi pelemahan, IHSG diperkirakan dapat turun ke area 8.098 hingga 8.155.
Secara teknikal, level support berada di 7.863 dan 7.712. Sementara resistance terdekat diproyeksikan di 8.354 dan 8.517.
Dengan pergerakan yang masih dinamis, pelaku pasar disarankan tetap mencermati sentimen global maupun domestik yang dapat memengaruhi arah indeks dalam jangka pendek.





