INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, sebuah foto berisi rincian bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) beredar luas di media sosial.

Dokumen yang ditampilkan dalam foto tersebut memuat tabel penggunaan anggaran bantuan sebesar Rp73 miliar.
Perhatian publik langsung tertuju pada salah satu komponen dalam tabel, yakni harga beras yang dinilai janggal.
Baca juga: Korban Jiwa Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra Bertambah, BNPB Catat 961 Meninggal
Dalam unggahan akun X bernama Rio Chandrar2, ia menyoroti selisih mencolok antara nilai total dan jumlah beras yang tertulis.
“Liat ada yang aneh nggak pak? Beras 1.312.450.000 ÷ 21.874 = 60 ribu/kg. Artinya beras 15 kg harganya 900 ribu,” tulisnya.

Postingan tersebut memicu diskusi luas dari warganet yang mempertanyakan dasar perhitungan serta transparansi penggunaan anggaran bantuan.
Banyak yang meminta klarifikasi resmi dari pihak Kementan terkait kebenaran dokumen tersebut dan metode penghitungan harga yang tercantum.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan atau tanggapan resmi dari Kementerian Pertanian mengenai viralnya foto tersebut. Publik masih menantikan klarifikasi untuk memastikan validitas data dan alasan di balik angka yang kini menjadi sorotan tersebut.





