INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Di era 90-an, menonton anime bukanlah hal yang mudah seperti sekarang. Belum ada layanan streaming seperti Netflix, Crunchyroll, atau Bstation yang memungkinkan kita menonton kapan saja.
Kala itu, satu-satunya cara menikmati anime adalah dengan menunggu jam tayang di televisi lokal seperti RCTI, Indosiar, Global TV, atau SCTV.
Banyak anak rela bangun pagi di akhir pekan atau pulang cepat setelah sekolah hanya demi tidak ketinggalan episode terbaru.
Dari sekian banyak anime yang tayang, ada beberapa yang begitu melekat di hati generasi 90-an. Berikut enam anime legendaris yang masih dikenang hingga kini.
Baca juga: Demon Slayer: Infinity Castle – Pertarungan Tragis Shinobu Kocho vs Douma
1. Jigoku Sensei Nube – Guru Eksorsis Pelindung Murid

Kisah Nueno Meisuke, seorang guru dengan tangan iblis yang melawan roh jahat demi melindungi muridnya. Perpaduan horor, pesan moral, dan kasih sayang menjadikan anime ini begitu unik.
2. Samurai X (Rurouni Kenshin) – Kisah Penebusan Dosa

Samurai X menceritakan Kenshin Himura, mantan pembunuh bayaran yang berusaha menebus dosa dengan pedang bermata terbalik. Penuh aksi, drama, dan soundtrack yang tak terlupakan.
3. Captain Tsubasa – Sepak Bola Fantastis

Anime olahraga ikonik yang menginspirasi banyak anak untuk bermain bola. Jurus-jurus tendangan fantastisnya menjadi legenda meski terasa mustahil.
4. Ghost at School (Gakkou no Kaidan) – Horor di Sekolah
Mengisahkan misteri supranatural yang dialami anak-anak di sekolah. Tayang Minggu pagi, anime ini sukses bikin penonton deg-degan sekaligus penasaran.
5. Digimon Adventure – Persahabatan di Dunia Digital
Bukan hanya tentang pertarungan monster, Digimon membawa kisah persahabatan dan keberanian. Evolusi Digimon seperti Agumon dan Gabumon jadi momen paling ditunggu anak 90-an.
6. Dragon Ball – Legenda Saiyan Abadi

Petualangan Goku dari kecil hingga dewasa menjadikannya salah satu anime paling legendaris. Dari Dragon Ball, Z, hingga GT, serial ini tetap tak tergantikan di hati penggemarnya.
Anime-anime ini bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari masa kecil penuh kenangan. Bagi generasi 90-an, setiap karakter, jurus, hingga lagu pembuka masih terasa membekas hingga sekarang.