INTERAKSI.CO, Kuala Lumpur – Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk terus mengampanyekan multilateralisme sejati dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri China-ASEAN, serta forum regional lainnya yang berlangsung 10–11 Juli 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (8/7).

Menurutnya, China ingin memperkuat kerja sama regional berdasarkan prinsip kesetaraan, keterbukaan, saling menghormati, dan saling menguntungkan.

“China berharap dapat bekerja sama dengan negara-negara kawasan untuk mempertahankan sistem perdagangan bebas dan mendorong regionalisme terbuka,” ujar Mao.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dijadwalkan menghadiri beberapa forum penting pada sela ASEAN Ministerial Meeting (AMM) ke-58, antara lain Pertemuan Menlu China–ASEAN, Pertemuan ASEAN Plus Three, Forum Regional ASEAN (ARF), serta Pertemuan Asia Timur.

Baca juga: Trump Umumkan Tarif Baru hingga 36 Persen untuk Ekspor Indonesia

China juga menegaskan dukungannya terhadap Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan mendorong penyempurnaan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN versi 3.0 (FTA 3.0).

Mao Ning menyebut kerja sama regional telah berkontribusi besar terhadap integrasi dan kesejahteraan Asia Timur, meski tantangan global kian kompleks akibat unilateralisme dan proteksionisme.

“Kami ingin memperkuat nilai-nilai Asia seperti perdamaian, keterbukaan, dan dialog inklusif untuk membangun kawasan yang aman dan stabil,” tambahnya.

Saat ditanya soal kemungkinan pertemuan bilateral antara Menlu China Wang Yi dan Menlu AS Marco Rubio di sela rangkaian pertemuan, Mao Ning menolak berkomentar.

“Saya tidak memiliki informasi terkait pertemuan itu,” katanya singkat.

AMM ke-58 secara resmi dibuka Rabu, 9 Juli 2025, oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dan akan dilanjutkan dengan sesi penandatanganan Instrumen Aksesi Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) antarnegara Asia Tenggara.

Forum ini juga akan menjadi wadah dialog strategis antara ASEAN dan mitra utamanya seperti China, AS, Rusia, Uni Eropa, Inggris, Jepang, Korea Selatan, India, Kanada, dan Australia. Selain itu, konferensi CEAPAD IV untuk mendukung pembangunan Palestina juga dijadwalkan berlangsung.

Author