INTERAKSI.CO, Batulicin – Pemerintah Desa Batulicin Irigasi bersama Karang Taruna membatalkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, termasuk Pasar Kuliner Jadul.
Keputusan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah kecelakaan yang menimpa mahasiswa KKN di Desa Batulicin Irigasi. Musibah itu terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Sabtu (1/8/2026).
Saat itu, rombongan mahasiswa KKN dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel) bersama anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi hendak berwisata ke kawasan Sungai Alut menggunakan mobil pikap milik desa.
Dalam perjalanan, mobil pikap yang mereka tumpangi bertabrakan dengan mobil tangki yang diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
Akibat kecelakaan itu, tujuh orang meninggal dunia, yang terdiri atas empat mahasiswa, satu anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, serta dua pengemudi dari masing-masing kendaraan.
Kepala Desa Batulicin Irigasi, Supriadi, mengatakan pembatalan mencakup seluruh agenda HUT RI, termasuk Pasar Kuliner Jadul yang sebelumnya telah dipersiapkan bersama Karang Taruna.
”Sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah kecelakaan yang menimpa mahasiswa KKN di Desa Batulicin Irigasi,” ujar Supriadi kepada interaksidotco, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, seluruh mahasiswa KKN telah dipulangkan menyusul musibah tersebut. Sebanyak 26 mahasiswa sebelumnya menjalani KKN di Desa Batulicin Irigasi, yang terdiri atas 15 mahasiswa ULM dan 11 mahasiswa UNU Kalsel dari program yang dimulai 13 Juli hingga 15 Agustus 2026.
”Sekarang sudah pulang semua. Kemarin mereka dijemput,” katanya.
Supriadi mengaku sangat kehilangan atas musibah tersebut karena para mahasiswa selama ini dikenal aktif berbaur dengan masyarakat.
”Kami atas nama Pemerintah Desa Batulicin Irigasi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.





