INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, mendorong Gerakan Pramuka dan generasi muda Kalimantan Selatan untuk menjadi kekuatan utama dalam menghadapi perkembangan era digital.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Dhin tersebut, kemajuan teknologi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, produktivitas, hingga menciptakan peluang ekonomi baru.
Namun, ia menegaskan pemuda Kalimantan Selatan tidak boleh hanya menjadi pengguna atau penonton dalam perkembangan teknologi.
Generasi muda, kata dia, harus mampu tampil sebagai pencipta gagasan, inovator, wirausahawan digital, hingga pemimpin masa depan.
“Era digital membuka peluang yang sangat luas. Namun, kemajuan teknologi harus tetap dibarengi dengan karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Di sinilah nilai-nilai kepramukaan menjadi sangat penting sebagai benteng moral generasi muda,” ujar Bang Dhin, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Pansus DPRD Kalsel Dalami Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi, Antrean Panjang Jadi Sorotan
Bang Dhin menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Satya dan Darma Pramuka masih relevan untuk menjadi pedoman bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi juga membawa sejumlah persoalan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan karakter yang kuat.
Mulai dari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, perundungan siber, perjudian daring, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Selain itu, perkembangan teknologi juga dinilai dapat memengaruhi pola interaksi sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mendorong Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati dirinya.
“Pramuka harus hadir dengan wajah yang lebih adaptif dan modern tanpa kehilangan jati dirinya. Kegiatan kepramukaan perlu diperkuat dengan pendidikan literasi digital, keamanan siber, pemanfaatan kecerdasan buatan, kewirausahaan, mitigasi bencana, serta pembuatan konten positif yang mengangkat budaya dan potensi daerah,” tegasnya.
Ajak Pemuda Kalsel Gunakan Media Sosial secara Cerdas
Bang Dhin juga mengajak generasi muda Kalimantan Selatan untuk memanfaatkan media sosial secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab.
Ia berharap ruang digital tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk menghasilkan karya dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Media sosial, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan prestasi, kegiatan edukasi, produk UMKM, potensi pariwisata, hingga kekayaan budaya Banua.
Selain itu, ruang digital juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai gerakan sosial yang berdampak positif.
Dorong Pemerataan Akses dan Pelatihan Digital
Bang Dhin turut mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem yang mendukung perkembangan generasi muda.
Ia meminta kwartir Pramuka, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga komunitas kepemudaan dapat memperluas pelatihan keterampilan digital.
Selain itu, penyediaan ruang kreatif, inkubasi usaha pemuda, serta pemerataan akses internet hingga wilayah perdesaan dan kepulauan juga perlu menjadi perhatian.
“Jangan sampai ada pemuda Banua yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses dan kesempatan. Kita harus menyiapkan ekosistem yang memungkinkan anak-anak muda tumbuh, berkarya, dan bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Pemuda Harus Jadi Pelopor Perubahan
Bang Dhin berharap Pramuka dan generasi muda Kalimantan Selatan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi.
Lebih dari itu, mereka juga diharapkan memiliki karakter kuat, mandiri secara ekonomi, serta tetap berpegang pada nilai kebangsaan dan budaya Banua.
Menurutnya, masa depan Kalimantan Selatan sangat bergantung pada kemampuan generasi muda dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat.
“Masa depan Kalimantan Selatan berada di tangan generasi mudanya. Kuasai teknologi, perkuat karakter, jaga persatuan, dan gunakan kemampuan yang dimiliki untuk mengabdi kepada masyarakat. Pemuda Kalsel harus berani menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar mengikuti perubahan,” pungkasnya.





