INTERAKSI.CO, Batulicin – Sebanyak 17 tim pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Tanah Bumbu beradu gagasan dalam ajang perdana Aspira Argumenta Debate Competition (AADC), Kamis (17/9/2026).
Mengusung tema “Dari Kata Menuju Aksi Nyata”, kompetisi hasil kolaborasi antara Aspira Argumenta dan Yayasan Rumah Pena BerAksi ini digelar di Sekretariat Rumah Pena, Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat.
Koordinator Acara, Fairuz, menjelaskan bahwa ajang perdana ini dirancang dengan format sistem gugur. Para peserta akan saling menyisihkan mulai dari fase grup, merangkak ke babak delapan besar, hingga menembus partai final.
”Persiapan acara ini memakan waktu sekitar satu bulan. Fokus utama kami adalah menciptakan ruang belajar bersama untuk mengasah kemampuan berargumentasi, sekaligus menemukan bibit-bibit debater potensial di Tanah Bumbu,” ungkap Fairuz.
Kehadiran kompetisi edukatif ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Mewakili Bupati Andi Rudi Latif, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Tanah Bumbu, Husain Al Mardani, ikut memberikan apresiasi.
Husain Mardani menilai debat sebagai metode pembelajaran strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.
”Debat membentuk kemampuan berpikir kritis, logis, sistematis, dan objektif. Anak-anak kita juga dilatih untuk mampu menyampaikan gagasan secara santun dan bertanggung jawab,” ujar Bang Arul.
Ke depannya, dia berharap AADC tidak sekadar menjadi ajang sekali lewat, melainkan menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan.
”Ini adalah wadah positif untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bernalar, sekaligus memperkuat kecintaan para pelajar terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan,” pungkasnya.
Sementara Ketua Yayasan Rumah Pena BerAksi, Rian Mokodompit, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara event debat yang ikut berkontribusi memajukan sumber daya manusia di Tanah Bumbu. Ia juga menyebut Rumah Pena siap menjadi kolaborator bagi kegiatan-kegiatan kreatif lainnya.
“Rumah Pena siap menjadi kolaborator untuk kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini. Ada ruang sekretariat dan mini stage yang memang sudah beberapa kali digunakan. Ke depan, semoga ruang yang disiapkan Rumah Pena bisa lebih ramai dan tentu bermanfaat dalam upaya pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan di Tanah Bumbu,” ucapnya.





