INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Sejumlah keluarga masih menunggu kepastian kondisi kerabat mereka setelah Kapal Virgo Transport 8 mengalami kondisi darurat dalam perjalanan rute Surabaya-Banjarmasin. Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, keluarga penumpang dan awak kapal terus mencari informasi mengenai keberadaan kerabatnya.
Salah satunya keluarga Herman (26), anak buah kapal (ABK) yang telah sekitar lima tahun bekerja sebagai kru kapal.
Fitria (23), adik Herman, mengatakan komunikasi terakhir dengan kakaknya terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu, Herman mengabarkan dirinya sudah berada di kapal.
Dalam komunikasi tersebut, Herman juga menyampaikan jaringan komunikasi di kapal tidak stabil dan kondisi cuaca sedang buruk.
Namun, sedikit angin segar bagi keluarga Herman. Salah satu Tim SAR mengatakan Herman berhasil selamat dan sedang berada dalam salah satu kapal evakuasi.
Hingga saat ini Putri (24) dan anaknya masih menunggu informasi mengenai keberadaan Herman. Sambil harap-harap cemas, Herman kembali ke keluarga dengan keadaan sehat tanpa luka apapun.
Sementara itu, dua sopir muatan yang berada di Kapal Virgo turut diketahui selamat dan sedang dievakuasi menggunakan Kapal MV Haida. Salah satu keluarga, Masniah, mengetahui suaminya berada di kapal evakuasi setelah melihat video yang memperlihatkan kondisi suaminya.
Sedangkan laporan terkini Tim Basarnas Banjarmasin, sebanyak 103 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Sementara 16 orang lainnya dievakuasi menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur.
Dari 16 orang yang dievakuasi menuju Tuban, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan 15 lainnya selamat.





