INTERAKSI.CO, Kotabaru – PDAM Kabupaten Kotabaru berkolaborasi dengan Bank Kalsel menyalurkan 30 unit tandon air berkapasitas masing-masing 5.500 liter untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.

Bantuan tersebut diharapkan menjaga ketersediaan air bersih bagi warga di tengah menurunnya debit air baku, Kamis (8/10/2026).

Pengadaan tandon air ini bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel.

Sementara itu, PDAM Kotabaru bertanggung jawab mengatur penempatan tandon, mengisi air secara berkala menggunakan armada tangki, serta memastikan distribusinya berjalan lancar.

Baca juga: Hari Pramuka ke-65 di Kotabaru, Muhidin Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Tandon ditempatkan di sejumlah kawasan padat penduduk yang belum terjangkau jaringan pipa air secara optimal. Penentuan lokasi dilakukan dengan berkoordinasi bersama ketua RT setempat agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara merata dan tanpa dipungut biaya.

Direktur PDAM Kotabaru Tri Basuki menjelaskan, kolaborasi dengan Bank Kalsel menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat menghadapi potensi krisis air bersih selama musim kemarau.

Melalui kerja sama ini, Bank Kalsel mendukung pengadaan tandon dan optimalisasi infrastruktur melalui dana CSR. Adapun PDAM Kotabaru memastikan ketersediaan air dengan melakukan pengisian secara berkala sesuai kebutuhan di lapangan.

Penurunan debit air waduk telah memengaruhi kemampuan PDAM dalam memasok air kepada pelanggan. Kondisi tersebut membuat perusahaan menerapkan sistem penggiliran distribusi di sejumlah wilayah.

Keberadaan tandon berkapasitas besar ini diharapkan menjadi cadangan penyangga ketika pasokan melalui jaringan pipa untuk sementara dihentikan. Dengan begitu, warga tetap memiliki akses terhadap air bersih tanpa harus sepenuhnya bergantung pada jadwal distribusi pipa.

Bantuan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama warga yang selama ini harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kolaborasi PDAM Kotabaru dan Bank Kalsel menjadi salah satu upaya menjaga akses air bersih bagi masyarakat selama kemarau. Pengisian tandon secara berkala dan penempatan yang tepat menjadi faktor penting agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Author