INTERAKSI.CO, Pelaihari – Banjir yang melanda sejumlah tempat di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak beberapa pekan lalu hingga sekarang belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.
Bahkan pada Selasa kemarin ketinggian genangan justru naik sekitar empat sentimeter dan masih bertahan hingga Rabu (7/1/2026) hari ini. Banjir dalam cakupan luas terjadi di Kecamatan Kurau, Bumi Makmur, dan Bati-bati.
Bahkan di Kecamatan Bumi Makmur, banjir telah menyelubungi seluruh (11) desa. Di Kecamatan Kurau melanda sebagian besar desa, dan di Bati-bati melanda Desa Benuaraya dan Bati-bati.
Beberapa warga terdampak banjir bahkan mulai mengungsi sejak Kamis lalu. Jumlah pengungsi bertambah sejak sekitar dua hari lalu menyusul meningginya genangan air.
Hal itu turut menjadi atensi khusus Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar. Pada Senin dua hari lalu ia blusukan ke wilayah terdampak banjir.

Politisi Partai Gerindra Tala ini meninjau beberapa titik lokasi banjir di wilayah Kecamatan Kurau dan sekitarnya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta memantau ketinggian debit air di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, H Khairil Anwar juga menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada para korban banjir sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat.
“Kemarin saya naik perahu kecil dari Desa Padang Luas menuju Desa Handil Negara dan Kali Besar. Lalu, lanjut ke Desa Bumi Harapan di Kecamatan Bumi Makmur,” papar Khairil, Selasa (6/1).

Ia mengatakan genangan di lokasi terdampak banjir terparah tersebut memang cukup dalam. Jalan poros menuju tenggelam cukup dalam dan sementara waktu tak bisa dilalui kendaraan bermotor.
Khairil mengatakan dalam perjalanan dirinya bertemu Bupati Tala H Rahmat Trianto. Ia berdiskusi membahas kondisi wilayah terparah terdampak banjir.
Ia mengatakan distribusi air bersih dan logistik di kawasan Kali Besar misalnya mengalami kendala akibat tingginya genangan. “Penyaluran bantuan hanya bisa menggunakan kelotok kecil,” ungkapnya.





