INTERAKSI.CO, Batulicin – Polisi mengungkap kronologi dan dugaan penyebab tabrakan maut yang melibatkan mobil tangki dan mobil pikap di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Mantewe, Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekira pukul 11.30 Wita.
Berdasarkan laporan kepolisian yang diterima interaksidotco, kecelakaan bermula saat mobil tangki berpelat DA 8016 ZV yang dikemudikan M. Ilyas melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin.
Saat berada di lokasi kejadian, truk tangki diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pikap berpelat DA 8041 ZQ yang dikemudikan Veri Andi Saputra. Pikap itu membawa sejumlah mahasiswa yang akhirnya menjadi korban.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, para korban dievakuasi oleh petugas gabungan dan warga menuju Puskesmas Mantewe untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara yang diterima, kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat sehingga dirujuk ke RS Marina.
Satu korban luka berat yang dirujuk ke RS Marina adalah M. Fahrizal Hasbi (21), mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Seluruh korban meninggal dunia telah dijemput oleh pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab insiden tersebut.
Berikut korban meninggal dunia dari kecelakaan tersebut:
Abdi Cahya Girsang (21), mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Muhammad Ramadhani (20), mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Tegar Mangku Alamsyah (21), warga Desa Batulicin Irigasi.
Nafa Izzatu Jannah (22), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
Nur’aini Salsabila (21), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
Veri Andi Saputra (22), pengemudi mobil pikap sekaligus mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
M. Ilyas, pengemudi mobil tangki.





