INTERAKSI.CO, Batulicin – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan penyisiran sekaligus membangun pos pantau khusus di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, pada Rabu (14/1/2026) siang.
Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas warung remang-remang yang diduga menyediakan layanan karaoke dan minuman keras yang meresahkan warga setempat.
Dalam operasi yang menyasar sepanjang Jalan KM 7 hingga jalan lingkar 30 tersebut, petugas mendapati delapan bangunan yang diduga masih nekat beroperasi.
Padahal, aparat gabungan TNI, Satpol PP, dan pemerintah setempat telah memberikan peringatan serta tenggat waktu pengosongan selama tujuh hari sejak Selasa (6/1) lalu.
Dugaan adanya praktik ilegal semakin kuat setelah petugas menemukan barang bukti berupa puluhan botol minuman keras kosong, botol alkohol 90 persen, alat kontrasepsi, serta sejumlah wanita asal luar daerah yang masih menempati bangunan tersebut.
Kepala Satpol PP Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, menjelaskan bahwa pihaknya kini mendirikan pos pantau menggunakan tenda portabel di pinggir jalan KM 8 sebagai pusat pengawasan.
“Pos pantau kami bangun dengan tenda portable yang insyaallah mulai beroperasi hari ini hingga 22 Januari mendatang,” ujar Syaikul kepada Interaksidotco.
Posko ini akan diisi oleh personel gabungan dari Satpol PP, TNI, serta aparat desa dan kecamatan yang bersiaga mulai pukul 20.00 hingga 00.00 WITA.
Syaikul menegaskan bahwa para penghuni kini diberikan batas waktu terakhir hingga 20 Januari mendatang untuk mengosongkan seluruh bangunan tanpa terkecuali.
“Para petugas akan memantau langsung di lapangan agar tidak ada lagi warung remang-remang yang beroperasi, khusus yang kerap buka pada malam hari. Hal ini untuk menegaskan tidak ada lagi praktik ilegal yang mengusik ketenangan warga sekitar,” tambahnya.
Penertiban ini merupakan buntut atas keluhan masyarakat yang telah disampaikan ke DPRD Tanah Bumbu sejak Oktober 2025 terkait aktivitas warung yang dinilai tidak pantas.
Kepala Desa Sarigadung, Kaspul Anwar, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan posko tersebut dan berkomitmen menerjunkan perangkat desa untuk membantu penjagaan secara bergiliran.
“Hari ini kami bersama Kepala Satpol PP telah meninjau tempat yang akan dijadikan pos pantau. Kami juga akan berkontribusi dengan menjadwalkan perangkat desa di posko tersebut,” ujar Kaspul.
Ia membenarkan bahwa aktivitas di lokasi tersebut terpantau masih berlangsung hingga larut malam sebelum penertiban kembali dilakukan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menuntaskan gangguan ketertiban umum di wilayah Sarigadung secara permanen,” tukasnya.
Editor: Puja Mandela





