INTERAKSI.CO, Jakarta – Setelah merilis ulang lagu legendaris “So What Gitu Loh” bersama PB GLAS dan ICEBOX ID pada April 2025, Saykoji kembali menyapa pendengar lewat single terbarunya berjudul “Pengen Kurus”, yang rilis pada 21 September lalu.

Lagu berdurasi kurang dari tiga menit ini terasa ringan, jenaka, namun menyimpan makna yang dalam tentang perubahan gaya hidup dan penerimaan diri.

Ditulis pertama kali saat ia masih muda, “Pengen Kurus” berangkat dari pengalaman pribadi Saykoji yang sempat bergulat dengan berat badan dan gaya hidup pasif.

Alih-alih menumpahkan keresahan dengan nada muram, ia memilih untuk menertawakan dirinya sendiri. Dengan beat ceria, aransemen santai, dan lirik yang menggelitik, lagu ini memantulkan kejujuran khas Saykoji—apa adanya, tapi tetap menginspirasi.

Tiga tahun terakhir menjadi masa perubahan besar bagi Saykoji. Kini ia melihat kesehatan bukan sebagai soal bentuk tubuh, tetapi proses menemukan keseimbangan hidup.

Dalam versi resmi tahun ini, ia menambahkan bagian bridge baru yang menandai perubahan cara pandangnya terhadap hidup sehat.

Baca juga: Sumasno Hadi Membaca “Cerita yang Lalu”

“Ternyata bukan kurus, tapi perubahan tulus.
Kebiasaan dan siklus, konsistensi yang tak putus.
Instan itu rentan, lebih baik pelan-pelan.
Olahraga, protein, serat, tidur cepat bikin sehat.”

Melalui potongan lirik itu, Saykoji menegaskan bahwa hidup sehat bukan hasil instan, tapi perjalanan penuh kesadaran dan niat tulus untuk berubah.

Bagi pendengar yang sedang berjuang menjaga pola hidup sehat, lagu ini bisa jadi penyemangat kecil di tengah rutinitas yang padat. “Pengen Kurus” bukan sekadar lagu tentang diet atau olahraga—ia adalah refleksi jenaka tentang menerima diri, berproses, dan tetap konsisten menuju versi terbaik dari diri sendiri.

Dengan pesan yang sederhana tapi mengena, Saykoji seolah berkata: tidak masalah berawal dari keinginan “pengen kurus”, selama akhirnya yang dicapai adalah hidup yang benar-benar sehat dan bahagia.

Author