INTERAKSI.CO, Banjarmasin – PAM Bandarmasih bersama Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan evaluasi terhadap produksi dan distribusi air bersih menyusul meningkatnya kadar garam pada sumber air baku.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi kualitas air baku yang mengalami perubahan.
Mulai Selasa, 29 September 2026 pukul 00.00 WITA, PAM Bandarmasih kembali mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan konsumsi ke sejumlah wilayah yang terdampak.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin dan Kapolresta Tinjau Sungai Pemurus
Distribusi dilakukan dengan pola waktu dan tekanan yang disesuaikan dengan kondisi air baku serta kemampuan jaringan perpipaan. Penyesuaian tersebut dilakukan agar pelayanan dapat tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan.
Untuk wilayah yang mengalami kondisi krisis air, PAM Bandarmasih juga menyiapkan penambahan tandon penampungan. Distribusi air melalui mobil tangki turut disiapkan sebagai langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan terdampak.
PAM Bandarmasih mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi mengenai jadwal dan pola distribusi air bersih. Masyarakat juga diminta menyesuaikan penggunaan air dengan kondisi pelayanan di masing-masing wilayah.
Evaluasi terhadap produksi dan distribusi akan terus dilakukan untuk menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan kondisi air baku.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat Banjarmasin selama kondisi peningkatan kadar garam pada sumber air baku masih berlangsung.





