INTERAKSI.CO, Kotabaru – Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Kabupaten Kotabaru menyosialisasikan hasil pembahasan sejumlah persoalan hukum Islam kontemporer kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahmah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Sabtu (3/10/2026), mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Minggu Basuki.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LBM NU Kotabaru menyampaikan hasil pembahasan persoalan hukum Islam yang berkembang seiring perubahan zaman. Hasil Bahtsul Masail diharapkan dapat menjadi bahan pemahaman masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan keagamaan dan kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kotabaru yang dibacakan Minggu Basuki, pemerintah daerah menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama dalam menjawab persoalan umat.

“Pemerintah daerah menyadari bahwa pembangunan bukan hanya menyangkut pembangunan fisik dan ekonomi semata, tetapi juga pembangunan spiritual dan mental keagamaan masyarakat. Sinergi antara ulama dan umara merupakan kunci penting dalam mewujudkan Kotabaru yang maju dan penuh keberkahan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Bupati berharap hasil keputusan Bahtsul Masail dapat disosialisasikan secara luas agar masyarakat memahami hasil pembahasan tersebut dan dapat menjadikannya sebagai acuan dalam menyikapi berbagai persoalan kehidupan.

Minggu Basuki menambahkan, kolaborasi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat juga penting dalam menangani berbagai persoalan sosial.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat serta upaya pencegahan perkawinan usia anak. Menurutnya, program pemerintah perlu disinergikan hingga tingkat kecamatan dan desa agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.

Bahas Transaksi Online dan Broker Komoditas

Ketua LBM NU Kabupaten Kotabaru Abdul Rahim menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi hasil Bahtsul Masail merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga sekaligus mengembangkan khazanah keilmuan Islam di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru sekaligus Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kotabaru Nur Zazin mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi program kerja Nahdlatul Ulama untuk mendekatkan organisasi dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Upaya tersebut dinilai penting, khususnya untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.

Dalam sosialisasi kali ini, materi yang dibahas antara lain mengenai hukum jual beli melalui transaksi online serta hukum profesi broker atau makelar dalam perdagangan berjangka komoditi.

Topik tersebut dipilih karena perkembangan teknologi dan sistem perdagangan telah melahirkan berbagai bentuk transaksi baru yang membutuhkan pemahaman hukum Islam secara komprehensif.

Melalui Bahtsul Masail, persoalan-persoalan tersebut dibahas secara keilmuan sebelum hasilnya disampaikan kepada masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kotabaru, unsur Bagian Kesra, serta jajaran pengurus PCNU Kabupaten Kotabaru.

Hadir pula perwakilan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Majelis Taklim Muslimat NU, dan Fatayat NU.

Sosialisasi hasil Bahtsul Masail LBM NU Kabupaten Kotabaru tersebut akan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah.

Beberapa lokasi yang direncanakan menjadi tempat kegiatan berikutnya antara lain Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kecamatan Kelumpang Hilir, dan Kecamatan Pamukan Barat.

Kegiatan secara bertahap ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keagamaan kepada masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan ulama juga diharapkan terus terjalin dalam memperkuat kehidupan keagamaan, menjaga kemaslahatan umat, serta mendukung terwujudnya Kotabaru Hebat.

Author