INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Richy Petroza menerima Anugerah Kebudayaan Kalimantan Selatan 2026 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Musisi asal Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu ini meraih penghargaan dalam kategori Pembaharu untuk bidang musik populer.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Galuh Tantri Narindra, kepada Richy Petroza di Hotel Grand Maya Banjarbaru, Minggu (25/10/2026).

Dalam daftar tersebut, Richy masuk kelompok Penggiat Budaya bersama sembilan penerima lainnya. Mereka berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dengan latar belakang keahlian yang beragam, mulai dari pengrajin pusaka, arsiparis lagu Banjar, pelaku gastronomi, sastrawan, hingga pelaku film.

Setelah menerima penghargaan, Richy menekankan pentingnya pembaruan dan terobosan dalam pemajuan kebudayaan. Menurutnya, kebudayaan perlu terus berkembang agar tetap relevan dengan perubahan zaman.

“Budaya itu ada karena telah biasa. Jika budaya tradisi yang biasa kita ketahui saat ini disandingkan dengan ragam gaya baru, tidak menutup kemungkinan 100 tahun ke depan anak cucu kita akan lebih progresif dalam memahami konteks budaya,” ungkapnya.

Richy berpandangan pelestarian budaya tidak harus berhenti pada upaya mempertahankan bentuk tradisi yang sudah ada. Kebudayaan juga dapat berkembang melalui pertemuan dengan gagasan dan ekspresi baru.

Pembaruan, menurutnya, dapat membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk memahami kebudayaan secara lebih progresif tanpa memutus hubungan dengan akar tradisi.

Richy juga menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia memberikan apresiasi kepada para pendahulu dan seniman musik Kalimantan Selatan yang telah berkontribusi terhadap perkembangan musik daerah.

“Terima kasih untuk apresiasi ini, terima kasih untuk para pendahulu, para seniman musik Kalsel, dan tentunya Primitive Monkey Noose serta semua teman-teman musisi dan penggiat pergerakan budaya alternatif di Kalsel,” katanya.

Anugerah Kebudayaan Kalimantan Selatan 2026 diberikan kepada individu, kelompok, atau lembaga yang telah berkarya dan mengabdikan diri dalam kerja-kerja kebudayaan.

Melalui penghargaan tersebut, pemerintah memberikan apresiasi kepada para pelaku budaya yang berkontribusi dalam pemajuan, pelestarian, dan pengembangan kebudayaan di Kalimantan Selatan, termasuk mereka yang menghadirkan pembaruan dan terobosan agar kebudayaan tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.

Author