INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Wilayah Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru diguyur hujan pada Selasa (8/9/2026) siang sekitar pukul 14.31 WITA.
Selain di Landasan Ulin Utara, hujan juga terpantau di Landasan Ulin Selatan dan beberapa titik wilayah lainnya.
Angel, warga Landasan Ulin Utara, mengungkapkan rasa syukur atas turunnya hujan di tempatnya.
“Walaupun derasnya di awal, setelahnya rintik saja, ga apa apa, sudah bikin adem. Mudah mudahan menekan kebakaran hutan dan lahan,” ungkap mahasiswi yang terpaksa kuliah online akibat kabut asap parah di wilayah kampusnya.
Ada juga Rahman, warga yang tinggal diantara jalan Lingkar Selatan dan Liang Anggang mengatakan jika hujan sudah mengguyur wilayahnya.
“Alhamdulillah hujan juga disini, lumayan deras di awal turun,“ ungkapnya.
Pantauan pewarta, di daerah Kurnia Ujung, diguyur hujan dengan intensitas sedang kurang lebih 15 menit.
Turunnya hujan di Kalsel khususnya daerah Banjarbaru ini disebut hasil dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang tengah digencarkan pemerintah untuk menangkal ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalsel.
Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn) Herman Hidayat menjelaskan, sorti penerbangan pertama pesawat PK-SNK pada hari ini menyasar awan Cumulus di atas langit Tanah Bumbu dan Tanah Laut menggunakan 1.000 kg bahan semai garam (NaCl).
Tak hanya di kawasan pesisir, operasi penyemaian awan ini juga menyasar sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Selatan yang terpantau memiliki gumpalan awan potensial.
”Sorti pertama dilaksanakan di wilayah Tanah Bumbu dan Tanah Laut, lalu sekitar pukul 12.30 Wita sudah terlihat hasilnya. Kemudian sorti berikutnya diterbangkan menuju wilayah Hulu Sungai hingga sekitarnya yang juga membuahkan hasil hujan,” jelas Herman Hidayat.





