INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Kondisi sejumlah jembatan di kawasan pinggiran hingga perbatasan Kota Banjarmasin menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin kini menggandeng TNI untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, bersama Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Slamet Riyadi, turun langsung meninjau sejumlah titik pada Kamis (26/3/2026). Peninjauan dimulai dari jembatan gantung di kawasan Sungai Lulut.
Baca juga: Gandeng Komunitas Kreatif, Wali Kota Banjarmasin Ajak Pegiat Hobi Kompak Perangi Sampah
Di lokasi tersebut, ditemukan kondisi jembatan yang memprihatinkan. Sejumlah papan kayu terlihat rusak bahkan jebol, sehingga berisiko tinggi bagi warga yang melintas setiap hari.
“Ini harus menjadi prioritas dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat,” tegas Yamin.
Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke beberapa titik lain, seperti Basirih Dalam, Mantuil, hingga wilayah perbatasan Kuin Kacil. Dari hasil pemantauan, sedikitnya empat jembatan membutuhkan penanganan segera. Dua di antaranya merupakan akses vital yang menghubungkan Banjarmasin Selatan dengan Kecamatan Aluh-Aluh di Kabupaten Banjar.
Untuk mempercepat perbaikan, Pemkot berencana berkolaborasi dengan TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program ini akan difokuskan pada rehabilitasi jembatan gantung agar lebih aman dan layak digunakan.
Selain itu, koordinasi lintas daerah juga akan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Banjar, mengingat sebagian lokasi jembatan berada di wilayah perbatasan.
“Sinergi ini penting, bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong masyarakat,” ujar Yamin.
Dukungan penuh juga datang dari pihak TNI. Dandim 1007/Banjarmasin menyatakan kesiapan jajarannya untuk terlibat langsung dalam proses perbaikan, mengingat jembatan tersebut menjadi akses utama bagi aktivitas warga.
Di sisi lain, masyarakat menyambut baik rencana tersebut. Salah satu warga, Yuliansyah, mengaku kondisi jembatan saat ini sudah cukup mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak yang menggunakannya untuk berangkat sekolah.
“Semoga ke depan jembatan ini bisa lebih layak dan aman dilalui,” ujarnya.
Langkah cepat ini diharapkan mampu memperbaiki konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat. Perbaikan jembatan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari warga.





