INTERAKSI.CO, Batulicin – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Batulicin mencatatkan tren pertumbuhan positif pada sektor arus penumpang sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.

Berdasarkan data realisasi semester pertama tahun ini, jumlah pergerakan penumpang tercatat menembus angka 71.323 orang. Angka tersebut melonjak 24 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta tumbuh sebesar 26 persen dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu.

​Target RKAP Pelindo Batulicin hingga Juni 2026 awalnya dipatok sebesar 57.458 orang. Dengan realisasi yang menyentuh 71.323 orang, kinerja layanan penumpang ini sukses melampaui target yang ditetapkan dengan selisih surplus hingga 13.865 orang.

Baca juga: PTAM Bersujud Asah Kompetensi Operator Lewat Praktik Lapangan

Sementara jika dikomparasikan dengan periode Januari–Juni 2025 yang mencatatkan 56.566 orang penumpang, performa tahun ini mengalami penambahan volume sebanyak 14.757 orang pelancong secara tahunan.

​General Manager Pelindo Batulicin, Erry Ardiyanto menjelaskan bahwa lonjakan ini menjadi indikator kuat menggeliatnya aktivitas mobilitas masyarakat via jalur laut.
Hal tersebut sekaligus menegaskan peran krusial pelabuhan dalam menyokong konektivitas wilayah.

“Capaian hingga Juni 2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif. Bagi kami, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memastikan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman,” ungkap Erry Ardiyanto.

​Menyikapi dinamika peningkatan arus mudik dan balik ini, manajemen Pelindo Batulicin berkomitmen penuh memperketat penguatan lini operasional. Langkah mitigasi difokuskan pada pemantauan intensif di area terminal serta penguatan kesiapan fasilitas pendukung pelabuhan.

Erry menambahkan, kelancaran proses embarkasi (naik ke kapal) dan debarkasi (turun dari kapal) mutlak membutuhkan sinergi yang kokoh di lapangan.

Oleh karena itu, Pelindo Batulicin secara berkala terus menyelaraskan koordinasi bersama instansi maritim terkait, operator pelayaran, dan pemangku kepentingan demi menjaga kualitas layanan transportasi laut tetap prima.

Author