INTERAKSI.CO, Batulicin – Warga Desa Segumbang, Kecamatan Batulicin, akhirnya mendapatkan bantuan distribusi air darurat dari PT AM Bersujud.

Langkah ini merupakan respons setelah warga mendatangi kantor perusahaan tersebut awal pekan tadi.

Kepala Desa Segumbang, Mustafinal, menjelaskan bahwa bantuan air bersih kini diberikan secara manual melalui armada mobil tangki milik PT AM Bersujud dan Damkar Tanah Bumbu.

Distribusi ini menjadi solusi sementara atas mandeknya layanan air bersih yang telah diderita warga Desa Segumbang selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Baca juga: Pengguna Layanan Bus Akui Alami Kesulitan Usai Halte UIN Antasari Rusak Berat

Mustafinal menyebut pihak PT AM Bersujud berkomitmen mengirimkan bantuan tangki secara berkala, terutama untuk wilayah RT 01 yang merupakan wilayah paling terdampak.

“Katanya dari pihak PT AM Bersujud, air akan diantarkan setiap tiga hari sekali,” ujar Mustafinal kepada Interaksidotco pada Rabu (15/4/2026) siang.

Meski bantuan tangki mulai masuk, distribusi air melalui jaringan pipa ke rumah-rumah warga dilaporkan masih lumpuh total.

Hingga Rabu (15/4) pagi, masyarakat melaporkan belum ada tanda-tanda air mengalir dari keran mereka. “Informasi dari salah satu warga pagi tadi, (keran) belum ada yang hidup,” tambah Mustafinal.

Sebelumnya, pada Senin (13/4), Mustafinal mendampingi belasan ibu rumah tangga mendatangi kantor pusat PT AM Bersujud. Kedatangan warga tersebut bertujuan menyampaikan kemarahan atas buruknya layanan distribusi air.

“Setiap bulan kami tetap bayar, tapi air tidak pernah mengalir. Ini sudah empat kali kami mendatangi kantor perusahaan karena belum ada solusi yang benar-benar dirasakan,” tegas Mustafinal saat itu.

Di sisi lain, Manajer Teknik PT AM Bersujud, Dedy Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa kendala teknis dipicu oleh posisi Desa Segumbang yang berada di ujung jaringan.

Hal ini membuat tekanan dari mesin booster di KM 8 Desa Sarigadung melemah sebelum sampai ke pelanggan.

Selain itu, penggunaan mesin penyedot oleh oknum pelanggan dan gangguan listrik turut memperparah keadaan.

Sebagai tindak lanjut, Dedy berjanji pihaknya akan melakukan penyesuaian jadwal distribusi dan perbaikan infrastruktur secara menyeluruh.

“Untuk jangka panjang, kami berencana melakukan perbaikan jaringan pipa dan peningkatan kapasitas distribusi secara menyeluruh,” pungkas Dedy.

Editor: Puja Mandela

Author