INTERAKSI.CO, Batulicin – Raja Dangdut Rhoma Irama yang Desember tahun ini genap berusia 80 tahun masih punya energi besar untuk menggoyang Pantai Pagatan, Sabtu (18/4/2026) malam.

Bang Haji yang mengenakan setelan putih berkilau dengan selendang kuning masih setia dengan Steinberger buntungnya. Tepat di belakangnya, layar besar menampilkan tulisan “Soneta Group, Sound of Moslem“. Bersama kelompok musik yang ia dirikan sejak awal 70-an, Rhoma Irama menyanyikan 16 lagu, termasuk medley.

Dibuka dengan “Azza” yang repetitif, Rhoma Irama dan Soneta langsung menggeber panggung dengan “Musik” yang dilanjutkan lagu yang tak terduga: “Butter” milik BTS. Bukan hal mengejutkan, sebab Bang Haji juga pernah mengcover lagu milik boyband Korea itu sebelumnya.

Teriakan penonton bergemuruh saat Bang Haji mengalunkan lirik “Menunggu” yang juga nge-hits saat dibawakan oleh anaknya, Ridho Rhoma. Penonton, terutama bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah memadati lokasi satu jam sebelum konser dimulai ikut melantunkan lirik penuh kerinduan itu.

Baca juga: Slank Geber Pantai Pagatan, Kaka dan Bang Arul Duet Nyanyikan Ku Tak Bisa

Baca juga: Slank Konser di Pagatan, Pelaku UMKM di Mappanre Ri Tasi Untung Jutaan

Tanpa banyak jeda, Rhoma Irama dan Soneta langsung memainkan “Gala-gala”, “Malam Minggu”, dan “Cinta Segitiga” yang dinyanyikan oleh artis muda Tanah Bumbu, Musyadah.

Setelahnya, Rhoma Irama break sejenak sembari memberikan nasihat kepada belasan ribu penonton untuk tidak melakukan aktivitas judi online. “Di sini ada yang main judol?” ucap Bang Haji yang dijawab dengan teriakan penonton, “tidaak!”.

Dan lagu setelahnya sudah bisa ditebak: Judi! Tapi kali ini liriknya sedikit ia pelesetkan menjadi “Judol”.

Setelah memainkan lagu “Mirasantika” dan “Keramat” Rhoma Irama tampil makin nge-rock dengan mengcover “Smoke on the Water” dari Deep Purple, musisi idolanya yang kemudian di-medley dengan lagu yang tak kalah keras.

Tadi malam, di Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e, Rhoma Irama tak hanya memadukan musik melayu, rock, dan narasi dakwah. Ia juga menampilkan gaya busana glamour ala Elvis Presley, the king of rock n roll.

Konser ditutup dengan “Malam Terakhir” yang berhasil membuat ribuan penonton sing a long. Meski teriakan penggemarnya untuk meminta lagu-lagu seperti “Ghibah” atau “Sahabat” tak terwujud, tetapi penampilan Rhoma Irama dan Soneta tadi malam sudah cukup mengobati kerinduan Fans of Soneta (FORSA) yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan.

*

Ditulis oleh manusia, bukan robot. 

Author