INTERAKSI.CO, Kotabaru – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sekaligus International Day of the Midwife (IDM) 2026, IBI Cabang Kabupaten Kotabaru menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di TPMB Hj. Bidan Dahlia pada Rabu (6/5/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Kotabaru.

Bakti sosial ini merupakan tindak lanjut instruksi Pengurus Pusat IBI Periode 2023–2028 terkait pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan imunisasi serentak di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Baru Desa Bungkukan, Syairi Mukhlis Tekankan Pelayanan Publik Profesional

Ketua IBI Cabang Kotabaru, Yuli Eka Yanti, A.Md.Keb mengatakan kegiatan ini difokuskan pada pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti pemasangan implan dan IUD (spiral), serta pemberian imunisasi dasar lengkap bagi balita.

“Tujuan utama kami adalah melaksanakan pelayanan KB serentak secara gratis. Kami mendorong masyarakat untuk beralih ke metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Selain itu, kami juga memastikan anak-anak di wilayah ini mendapatkan imunisasi dasar lengkap,” ujar Yuli.

Menurutnya, layanan gratis tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik tanpa terbebani biaya.

Sementara itu, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Sri Sulistiyani, M.PH menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.

Ia menjelaskan penggunaan MKJP memiliki manfaat besar dalam membantu keluarga mengatur jarak kelahiran sekaligus menjaga kesehatan ibu.

“Melalui MKJP, akseptor dapat menunda kehamilan selama 3 hingga 8 tahun. Hal ini memungkinkan ibu untuk lebih optimal dalam menjaga kesehatan diri dan mengasuh keluarga, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan keluarga,” jelas Sri.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak menegaskan bahwa imunisasi dasar merupakan langkah penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak melewatkan imunisasi dasar. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya mencegah penyakit berbahaya dan memastikan generasi penerus Indonesia tumbuh sehat dan tangguh,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, IBI Kotabaru berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, keluarga berencana, dan imunisasi anak semakin meningkat.

Author