INTERAKSI.CO, Batulicin – Puluhan warga terlihat silih berganti memenuhi ruang tunggu Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanah Bumbu pada Selasa (12/5/2026).

Warga kini dapat mengakses berbagai layanan dari pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD, hingga sektor swasta secara terpadu di satu tempat.

Kehadiran pusat layanan terintegrasi ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu agar lebih cepat dan efisien dalam memanjakan warganya melalui kemudahan akses administrasi satu atap.

Tercatat, sebanyak 16 instansi vertikal dan daerah telah bergabung memberikan pelayanan, mulai dari Perizinan Terpadu (DPMPTSP), Kementerian Agama melalui KUA Balai Nikah, Imigrasi, Diskumdagri, BPJS, ATR/BPN, KPP Pratama, BPOM, hingga Bapenda dan Samsat.

Sektor perbankan seperti BSI, Bank Kalsel, dan BRI, serta layanan kepolisian dari Polres Tanah Bumbu pun turut hadir melengkapi kebutuhan masyarakat.

Terletak strategis di kawasan Pusat Niaga Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, MPP yang diresmikan oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif pada Sabtu (9/5) lalu ini memanfaatkan gedung berlantai dua yang sebelumnya merupakan Rumah Oleh-Oleh Bersujud.

Meskipun statusnya bersifat sementara, pemanfaatan ruangnya terbilang sangat efektif. Lantai pertama difungsikan sebagai pusat display produk unggulan Dekranasda dan UMKM lokal seperti Tenun Pagatan, sementara seluruh aktivitas pelayanan publik dipusatkan sepenuhnya di lantai kedua.

Dalam pantauan di lokasi, suasana tampak ramai namun tetap tertib, dengan layanan Disdukcapil sebagai titik yang paling banyak diserbu warga.

Di lantai dua, para petugas sigap memberikan pelayanan, mulai dari pemanggilan nomor antrean hingga penyediaan fasilitas fotokopi dokumen di tempat.

Pengunjung yang mengantre pun tak perlu khawatir merasa jenuh, sebab tersedia kursi sofa serta area bermain anak di lantai dasar bagi mereka yang membawa keluarga.

Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Ambo, warga Kecamatan Simpang Empat yang sedang mengurus dokumen perpindahan Kartu Keluarga.

Ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat perkantoran di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.

“Bagi saya layanan seperti ini sangat membantu, sebab berada di tengah kota,” ujar Ambo.

Meski merasa puas dengan fasilitas yang ada, Ambo tetap menitipkan harapan agar pemerintah daerah mempertimbangkan pemerataan layanan serupa di wilayah yang letaknya cukup jauh dari pusat kota.

“Misalnya di wilayah Satui dan Mentewe yang notabene jauh dari pusat kota,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela

Author