INTERAKSI.CO, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus memperkuat pelayanan kesehatan sebagai salah satu program prioritas di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Rusli dan Wakil Bupati Syairi Mukhlis.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sengayam yang kini menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
Berlokasi di Kecamatan Pamukan Barat, RSUD Sengayam dibangun untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kawasan timur Kotabaru, sehingga warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh atau dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Sengayam, Akhmad Saleh, mengatakan rumah sakit tersebut terus bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan modern yang mampu memberikan pelayanan cepat, berkualitas, dan merata.
“RSUD Sengayam kini bertransformasi secara menyeluruh dengan membangun ekosistem layanan kesehatan yang modern, humanis, dan terpercaya,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, transformasi tersebut ditandai dengan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), dukungan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), serta ruang bedah sentral yang beroperasi selama 24 jam.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat sekaligus meningkatkan pemerataan akses layanan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Selain meningkatkan fasilitas, RSUD Sengayam juga menargetkan penurunan angka kematian ibu dan anak (KIA) serta memperkuat deteksi dini penyakit tidak menular, seperti diabetes dan hipertensi.
Dengan tersedianya layanan dokter spesialis dan fasilitas medis yang lebih lengkap, ibu hamil dengan risiko tinggi kini dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Meski demikian, Akhmad Saleh mengakui tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah pemenuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.
Untuk mengatasi hal tersebut, manajemen rumah sakit menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memberikan insentif yang kompetitif, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, hingga menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi seluruh tenaga kesehatan.
Selain itu, RSUD Sengayam juga memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, rumah sakit rujukan, serta institusi pendidikan kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui berbagai upaya tersebut, RSUD Sengayam optimistis mampu berkembang sebagai rumah sakit rujukan regional yang mandiri, profesional, serta memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.
“Transformasi ini bukan hanya menjawab kebutuhan pelayanan medis, tetapi juga menjadi simbol pemerataan dan keadilan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Bumi Saijaan,” tutup Akhmad Saleh.





