INTERAKSI.CO, Banjar – Meski kepengurusan baru belum resmi dilantik, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan langsung menunjukkan keseriusannya dalam membangun prestasi.
Di bawah kepemimpinan Muhammad Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin, Perbasi Kalsel meluncurkan program Goes to School sebagai langkah awal pembinaan atlet basket usia dini.
Program perdana tersebut digelar di Mitra Kasih School Middle & High, Perumahan CitraLand, Jalan A. Yani Km 7,8, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan dirangkai dengan coaching clinic yang diikuti para siswa sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi atlet basket di Kalimantan Selatan.
Bang Dhin mengatakan sekolah merupakan tempat paling strategis untuk mencetak atlet-atlet masa depan. Karena itu, Perbasi Kalsel berkomitmen memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler basket.
“Sekolah merupakan tempat terbaik untuk membangun regenerasi atlet. Kami memberikan support kepada sekolah-sekolah yang memiliki ekstrakurikuler basket,” ujarnya.
Mitra Kasih Jadi Lokasi Perdana
Menurut Bang Dhin, dipilihnya Mitra Kasih School sebagai lokasi pertama bukan tanpa alasan. Sekolah tersebut memiliki rekam jejak yang baik dalam pembinaan basket, termasuk prestasi pada nomor basket 3×3 serta kontribusi siswanya dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Hal tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan pembinaan yang lebih terarah.
“Kepengurusan sekarang memang fokus pada pembinaan usia dini. Mitra Kasih pernah berprestasi di nomor 3×3 dan siswanya juga ikut berkontribusi di ajang Popda. Ini menunjukkan sekolah ini memiliki potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan,” katanya.
Ia menegaskan pembinaan atlet harus dimulai sejak usia sekolah melalui berbagai kompetisi, seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) maupun turnamen antarpelajar lainnya.
Dengan pembinaan yang berjenjang, Perbasi Kalsel optimistis mampu mencetak atlet-atlet potensial untuk memperkuat Kalimantan Selatan di berbagai kejuaraan.
Program Goes to School juga dipastikan tidak berhenti di Mitra Kasih School. Perbasi Kalsel akan mengunjungi sekolah-sekolah lain di berbagai daerah yang memiliki potensi pengembangan olahraga basket.
Dapat Apresiasi dari Sekolah
Kepala SMP Mitra Kasih School, Christina Kasuma, menyambut baik kunjungan pengurus Perbasi Kalsel. Menurutnya, kehadiran organisasi basket tingkat provinsi menjadi motivasi besar bagi para siswa.
Terlebih, kegiatan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Extracurricular Fair, sehingga siswa dapat mengenal olahraga basket secara lebih dekat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas support dari Perbasi Kalsel. Harapannya ini menjadi support system yang baik, bukan hanya bagi sekolah kami, tetapi juga bagi sekolah-sekolah lain di Kalsel,” ujarnya.
Christina menilai kehadiran pengurus Perbasi Kalsel memberikan pesan positif bahwa basket bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga dapat menjadi jalan menuju prestasi.
“Anak-anak melihat bahwa olahraga basket benar-benar mendapat perhatian dan ada kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan bakat hingga menjadi atlet berprestasi,” tuturnya.
Program Goes to School menjadi langkah awal kepengurusan baru Perbasi Kalimantan Selatan dalam memperkuat pembinaan basket dari tingkat sekolah. Meski belum resmi dilantik, kepengurusan di bawah Bang Dhin memilih langsung bekerja dengan membangun fondasi regenerasi atlet sejak usia dini.





