INTERAKSI.CO, Kotabaru – Selama empat hari, ratusan peserta dari berbagai daerah diajak menjelajahi sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Kotabaru. Bukan sekadar perjalanan wisata, kegiatan bertajuk Tour Wisata SJA 2026 ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Agenda tersebut diinisiasi Habib H. Sayed Jafar Alaydrus dan berlangsung pada 11 hingga 14 Agustus 2026.
Melalui kegiatan ini, potensi wisata Kotabaru diperkenalkan dengan konsep perjalanan bersama yang memadukan eksplorasi alam, hiburan, kebersamaan, kegiatan keagamaan, hingga kepedulian sosial.
Tak kurang dari 600 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka datang dari berbagai latar belakang dan organisasi, termasuk Gerakan Masyarakat Seroja (Grandma), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), jemaah majelis taklim, relawan, hingga jaringan Sahabat SJA.
Ketua Panitia, Hj. Syarifah Santiyansyah, mengatakan tingginya antusiasme peserta membuat kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat.
“Grandma Seroja bergabung dari Banjarmasin 75 orang, Kotabaru 25. KKSS, panitia ada kurang lebih 60 orang, relawan 135, kemudian Sahabat SJA 60 orang, kemudian 150 orang. Semuanya alhamdulillah mengisi acara ini cukup happy dan bahagia dengan jumlah 600 peserta,” ujarnya.
Empat Destinasi dalam Satu Perjalanan
Selama empat hari, peserta diajak mengunjungi empat titik wisata yang menawarkan karakter berbeda.
Perjalanan dimulai dari Jet Ski Area Teluk Masjid, kawasan pesisir yang menyuguhkan panorama laut dan suasana pantai khas Kotabaru.
Peserta kemudian menikmati kesegaran alam di Air Terjun Tumpang Dua, dengan aliran air yang berada di tengah kawasan hijau dan rindangnya vegetasi.
Destinasi berikutnya adalah Bukit Mamake, yang menawarkan pemandangan lanskap Kotabaru dari ketinggian.
Sementara Gunung Meranti menjadi salah satu tujuan wisata alam yang menghadirkan suasana hutan dan udara pegunungan.
Empat destinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan beragam wajah pariwisata Kotabaru, mulai dari pesisir hingga kawasan perbukitan dan hutan.
Suasana perjalanan wisata semakin meriah dengan berbagai kegiatan hiburan dan permainan yang melibatkan para peserta.
Mulai dari lomba kano, joget, sambung lagu, tebak judul lagu, domino hingga joget balon menjadi bagian dari kegiatan yang membangun suasana kebersamaan.
Kehadiran aktor senior Indonesia, Roy Marten, juga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Tour Wisata SJA 2026.
Habib H. Sayed Jafar Alaydrus mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peserta yang hadir disebut berasal dari berbagai wilayah di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Pada hari ini ada dari 13 kabupaten kota, tujuannya berwisata dalam rangka HUT RI ke-81 tahun. Kita selalu ingin mengembangkan wisata yang ada. Karena dibanding daerah lain, kita yang terbaik. Potensi laut ke depan sangat menjanjikan. Maka dari itu kita berharap Kotabaru bisa menjadi ikon terbesar untuk Kalsel. Apabila ingin wisata, Kotabaru-lah yang lebih baik,” ujar Sayed Jafar Alaydrus.
Tour Wisata SJA 2026 tidak hanya berisi agenda rekreasi dan promosi destinasi.
Menjelang penutupan rangkaian kegiatan, Sayed Jafar Alaydrus juga menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya.
Kegiatan tersebut dihadiri para habib, peserta tour, warga sekitar, serta puluhan anak yatim yang turut diundang.
Perpaduan antara promosi wisata, kebersamaan, kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan Tour Wisata SJA 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Habib Sayed Jafar berharap sektor pariwisata Kotabaru dapat terus berkembang dan semakin dikenal, baik di tingkat Kalimantan Selatan maupun di luar daerah.
Lebih dari sekadar memperkenalkan keindahan alam, pengembangan pariwisata juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.





