INTERAKSI.CO, Batulicin – Hujan kembali membasahi sejumlah kawasan di Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (8/9/2026) siang setelah pada Senin kemarin hujan sempat turun sebentar.

​Di Kecamatan Batulicin dan Simpang Empat, hujan mulai turun sekira pukul 12.10 Wita. Dengan intensitas sedang hingga lebat, curah hujan berlangsung merata selama 15 sampai 20 menit.

​Beberapa titik yang terpantau diguyur hujan meliputi Desa Kersik Putih, Desa Segumbang, dan Kelurahan Batulicin di wilayah Kecamatan Batulicin. Sementara di Kecamatan Simpang Empat, hujan membasahi kawasan Pasar Minggu hingga sekitar Desa Bersujud.

​Hapsa, warga Desa Segumbang, mengungkapkan rasa syukurnya atas berkah hujan yang menyapa wilayahnya setelah sekian lama kering.

​”Alhamdulillah, meski hujannya hanya sekitar 15 menitan, setidaknya air mulai mengisi sumur-sumur warga dan yang paling penting bisa mengurangi risiko kebakaran lahan,” ungkapnya lega.

​Turunnya hujan di Tanah Bumbu ini disebut hasil dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang tengah digencarkan pemerintah untuk menangkal ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan.

​Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn) Herman Hidayat menjelaskan, sorti penerbangan pertama pesawat PK-SNK pada hari ini menyasar awan Cumulus di atas langit Tanah Bumbu dan Tanah Laut menggunakan 1.000 kg bahan semai garam (NaCl).

​Tak hanya di kawasan pesisir, operasi penyemaian awan ini juga menyasar sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Selatan yang terpantau memiliki gumpalan awan potensial.

​”Sorti pertama dilaksanakan di wilayah Tanah Bumbu dan Tanah Laut, lalu sekitar pukul 12.30 Wita sudah terlihat hasilnya. Kemudian sorti berikutnya diterbangkan menuju wilayah Hulu Sungai hingga sekitarnya yang juga membuahkan hasil hujan,” jelas Herman Hidayat.

Author