INTERAKSI.CO, Pelaihari – Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 di Lapangan Pertasi Kencana, Pelaihari, Kamis (22/10/2026). Kompetisi ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menjaring bibit atlet berbakat sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola di daerah.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri Komandan Kodim 1009/Tanah Laut, Kapolres Tanah Laut, perwakilan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta tamu undangan lainnya.
Bupati Cup 2026 diikuti 34 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Kompetisi menggunakan sistem gugur, dengan setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal lima pemain dari luar daerah.
Pertandingan akan berlangsung di tiga lokasi, yakni Stadion Pertasi Kencana, Lapangan Sepak Bola Pinang Babaris, dan Lapangan Datuk Timang di Kecamatan Jorong.
Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto mengatakan, turnamen ini difokuskan untuk melihat dan mengembangkan potensi pemain lokal sebelum mereka melangkah ke kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Menurutnya, pemerintah daerah semula merencanakan penyelenggaraan turnamen pada tingkat provinsi. Namun, pembinaan tahun ini diprioritaskan pada tingkat kabupaten agar kemampuan pemain lokal dapat dipantau dan dikembangkan terlebih dahulu.
“Tahun ini seharusnya ingin melaksanakan setingkat Kalsel. Tapi saya bilang sama Kadispora untuk tahun ini cukup kita laksanakan kegiatan setingkat Kabupaten Tanah Laut, karena saya ingin melihat bibit-bibit yang kecil dulu. Mungkin sekarang sudah mulai bisa bermain, sehingga tahun depan baru kita bisa melaksanakan kegiatan Bupati Cup ini levelnya setingkat provinsi,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, Bupati Cup akan menjadi agenda tahunan untuk menjaga kesinambungan pembinaan sepak bola di Tanah Laut. Dengan penyelenggaraan rutin, pemerintah daerah berharap semakin banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan mengasah kemampuan melalui kompetisi.
“Bupati Cup sepak bola ini akan menjadi ajang tahunan. Jadi, tidak terhenti hanya tahun ini saja. Kegiatan Bupati Cup sepak bola ini akan terus kita laksanakan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat kebersamaan.
“Saya mengharapkan kepada seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Apa pun itu, kita bersaudara. Kalah menang itu biasa,” tambahnya.
Hadiah juara pertama Rp30 juta
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menjelaskan bahwa panitia menyediakan hadiah puluhan juta rupiah bagi tim yang berhasil meraih prestasi.
Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp10 juta, dan juara keempat Rp7,5 juta.
Panitia juga menyiapkan penghargaan individu berupa trofi dan uang pembinaan masing-masing Rp3 juta. Penghargaan tersebut diberikan kepada kiper terbaik, pemain terbaik, serta pencetak gol terbanyak atau top scorer.
Untuk mendukung kelancaran pertandingan, panitia berkoordinasi dengan Polres Tanah Laut terkait pengamanan. Layanan kesehatan juga disiapkan melalui Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari.
Sementara itu, perangkat pertandingan didukung wasit bersertifikat resmi dari Departemen Wasit PSSI Kabupaten Tanah Laut.
Melalui Bupati Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan kualitas permainan.
Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan talenta sepak bola dari Tanah Laut yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.





