INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Hujan kembali mengguyur Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, selama dua hari terakhir.

Pantauan interaksi.co, hujan mulai turun sekitar pukul 17.30 Wita pada Senin, (26/10/2026) sore. Intensitasnya relatif ringan dibandingkan hujan pada Minggu (25/10/2026) yang disertai angin kencang, dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga merusak rumah warga dan sebuah warung bakso.

Salah satu lokasi terdampak paling parah berada di Jalan Karang Anyar 1, RT 043 RW 001, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Utara. Pohon tumbang di kawasan tersebut merusak tiga rumah dan satu warung bakso.

Berdasarkan pendataan Polres Banjarbaru, kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 35 juta. Meski sejumlah bangunan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat IPDA Kardi Gunadi mengatakan, penanganan dampak bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan menjaga kelancaran aktivitas di sekitar lokasi terdampak.

“Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, mengamankan lokasi kejadian, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan material yang mengganggu akses jalan. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan,” kata Kardi.

Sementara itu, Wardah, warga Liang Anggang, mengaku senang dengan turunnya hujan karena efektif menurunkan kabut asap Karhutla di wilayahnya. Namun, ia khawatir jika hujan disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana baru.

“Senang hujan turun, tapi takut kalau disertai angin kencang seperti kemarin. Semoga hujan ringan aja terus, dan tidak ada bencana baru,” tukasnya.

Author