INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Banjarmasin resmi meluncurkan fasilitas Titik Baca Digital di lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Senin (20/7/2026).
Peluncuran yang berlangsung di Aula Anjung Papadaan Kejaksaan Negeri Banjarmasin ini merupakan hasil kolaborasi antara IAD Banjarmasin dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banjarmasin dalam memperluas akses literasi berbasis digital serta mendorong budaya membaca yang modern, interaktif, dan berkelanjutan.
Peresmian dipimpin Ketua IAD Daerah Banjarmasin, Isnania Wiranto, dan disaksikan Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, E.R. Wiranto selaku Pengawas IAD Daerah Banjarmasin, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispersip Itha Rahmiani, serta jajaran pengurus IAD dan tamu undangan.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin Mulai Pusdiklat 34 Calon Paskibraka, Formasi Khusus Sambut 500 Tahun Kota
Dalam sambutannya, Isnania Wiranto menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, upaya menumbuhkan minat baca harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk organisasi dan ruang pelayanan publik.
“Kami menyadari bahwa membangun budaya membaca harus dimulai dari lingkungan sekitar. Kehadiran Titik Baca Digital ini menjadi salah satu program unggulan Bidang Pendidikan IAD Banjarmasin sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang literasi yang nyaman dan mudah diakses,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dispersip Kota Banjarmasin dalam merealisasikan program tersebut. Pihaknya berkomitmen menjaga serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas digital tersebut agar dapat memberikan manfaat bagi anggota IAD maupun masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, mengatakan peluncuran Titik Baca Digital merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan Kejaksaan Negeri Banjarmasin dalam meningkatkan budaya literasi.
“Tanggung jawab mencerdaskan bangsa dan membangun budaya membaca tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Kolaborasi ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan literasi, khususnya bagi generasi muda menuju Indonesia Emas,” katanya.
Menurut Windiasti, Dispersip akan melakukan pemantauan pemanfaatan fasilitas tersebut melalui sistem digital yang mampu merekam jumlah pengunjung hingga jenis buku yang paling banyak diakses.
Data tersebut akan menjadi dasar dalam memperkaya koleksi bacaan sehingga materi yang tersedia tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Seluruh aktivitas literasi akan dipantau secara digital. Dari data tersebut kami akan melakukan evaluasi dan pengayaan koleksi agar bahan bacaan yang tersedia semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna,” jelasnya.
Selain itu, Dispersip juga akan memberikan pendampingan teknis serta pembaruan konten edukasi secara berkala guna memastikan program berjalan optimal.
Dengan hadirnya Titik Baca Digital di lingkungan Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Pemerintah Kota berharap akses masyarakat terhadap bahan bacaan digital semakin luas, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi yang lebih kuat, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.





