INTERAKSI.CO, Kotabaru – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional 2026 terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Di Kabupaten Kotabaru, jajaran kepolisian ikut ambil bagian langsung dengan turun ke lahan pertanian.
Polsek Sungai Durian menggelar kegiatan penanaman jagung di Desa Buluh Kuning, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Fajri Ansya bersama personel, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Penanaman dilakukan di dua titik lahan berbeda dengan sistem monokultur. Lahan pertama berada di RT 03 Marupang milik warga Jurhan seluas dua hektare. Sementara lahan kedua milik Onggoh di RT 08 Mantam juga memiliki luas yang sama.
Kedua lahan tersebut ditanami jagung jenis pipil yang diperuntukkan sebagai pakan ternak. Varietas yang digunakan adalah jagung hibrida Bisi-959 dengan total bibit masing-masing 14 kilogram per lokasi.
Baca juga: Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Proyek Jembatan Pulau Laut
Proses tanam dilakukan secara gotong royong antara aparat kepolisian dan masyarakat. Keterlibatan langsung ini menjadi simbol kolaborasi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.
Kapolsek Sungai Durian menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam meningkatkan produksi pangan di wilayahnya.
“Ini bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah. Harapannya produksi pangan meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujarnya.
Dengan estimasi masa panen pada Juni 2026, hasil dari penanaman ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak sekaligus memberi nilai ekonomi tambahan bagi warga sekitar.
Kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif institusi kepolisian dalam mendukung program strategis nasional, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci keberhasilan program ini. Selain meningkatkan produksi, pendekatan kolaboratif seperti ini dinilai mampu memperkuat rasa kebersamaan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.





