INTERAKSI.CO, Batulicin – Manajemen PT Kharisma Kaisar Batulicin membeberkan kronologi di balik insiden kecelakaan maut di Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Truk tangki BBM yang terlibat tabrakan maut ternyata dikemudikan oleh M. Ilyas, anak dari sopir resmi perusahaan, yang menggantikan ayahnya secara mendadak di tengah jalan.

​General Manager PT Kharisma Kaisar Batulicin, Muhamat Faizal, mengungkapkan bahwa proses awal pengisian bahan bakar solar di depo sebenarnya dijalankan sesuai prosedur oleh sopir resmi perusahaan sekaligus ayah Ilyas, yakni Rahmadi. Aktivitas tersebut bahkan terekam oleh kamera pengawas (CCTV) internal perusahaan.

Baca juga: APINDO Kalsel Dorong Pengusaha Bersatu Hadapi Tantangan Ekonomi

​Namun, pengalihan kemudi terpaksa terjadi di luar pengetahuan manajemen akibat masalah kesehatan mendadak yang dialami sang ayah. Usai membersihkan diri dan beribadah di rumah, Rahmadi mendadak mengalami sakit gigi parah sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan mengantar muatan.

​Melihat kondisi ayahnya, M. Ilyas yang sehari-hari ikut mendampingi dan juga memiliki keahlian mengemudi berinisiatif mengambil alih kemudi. Sang anak sempat meminta izin kepada ayahnya untuk membawa truk tangki tersebut secara perlahan hingga sampai ke tempat tujuan.

​”Namun Ilyas itu bilang, ‘biar saya saja Bah yang berangkat, tidak apa-apa saya pelan-pelan sesampai-sampainya saja.’ Gitu ceritanya,” ungkap Faizal menirukan penuturan Rahmadi, Rabu (5/8/2026).

​Pihak manajemen menegaskan bahwa penunjukan awal penugasan pengiriman BBM tersebut sebenarnya sudah sesuai standar operasional. Namun, pergantian pengemudi di tengah jalan dilakukan tanpa sepengetahuan perusahaan.

​Akibat insiden tabrakan maut dengan mobil pikap pengangkut rombongan mahasiswa KKN yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) lalu, M. Ilyas turut menjadi salah satu korban meninggal dunia bersama enam orang lainnya.

Author