INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Jembatan Saka Harang yang menghubungkan Jalan Mantuil dengan Pulau Bromo, ambruk pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Akibat kejadian tersebut, truk bermuatan batu dan satu buah sepeda motor menjadi korban. Sejauh ini tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Satria (20), warga yang rumahnya berada di dekat jembatan, mengatakan hanya mendengar suara nyaring. Ia semula mengira suara tersebut berasal dari rumahnya.

Setelah keluar, ia melihat kondisi jembatan sudah terbelah. Truk dan sepeda motor kurir terjatuh bersama runtuhan jembatan tersebut.

“Saya lagi tiduran dalam kamar. Tiba-tiba ada suara nyaring, ternyata jembatan roboh,” ucapnya saat diwawancarai, Minggu (30/8).

Menurutnya, kondisi jembatan memang sudah usang dan dinilai tidak layak. Jembatan berbahan kayu ulin itu disebut kerap bergoyang dan mengeluarkan bunyi-bunyian ketika kendaraan melintas.

“Itu jembatan kayu, atasnya aja yang diaspal tipis,” terangnya menggambarkan kondisi jembatan.

Setidaknya, imbas peristiwa ini 12 RT sekitar terdampak. Salah satu warga Mantuil, Bagong, yang tiap harinya melalui jembatan mengaku kesusahan. Sebab, dirinya mesti memutar ke jalan alternatif dan menempuh jarak yang lebih jauh lagi . Ditambah, kondisi jalan yang berlubang.

“Selisihnya bisa 40 menitan. Belum lagi rusak-rusak jalannya,” keluhnya saat diwawancarai langsung, Minggu (30/8).

Ia berharap secepatnya jembatan dapat diperbaiki, sehingga mempermudah mobilitasnya sehari-hari.

Untuk memulihkan akses sementara, Pemkot Banjarmasin berkoordinasi dengan Kodim 1007/Banjarmasin untuk mendatangkan jembatan Bailey. Jembatan tersebut akan dipinjamkan melalui koordinasi dengan satuan Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung( Zipur).

Jembatan taktis bongkar pasang ini diperkirakan selesai dalam satu hari,  dengan perkiraan bentang sekitar 25 meter.

Dandim 1007/Banjarmasin, Letnan Kolonel (Letkol) Czi, Slamet Riyadi, menyebut jembatan bailey akan dijalankan pembangunannya oleh Pangdam Komando Daerah MiliterXXII/Tambun Bungai.

Namun, ia kembali menerangkan hadirnya jembatan bailey ini hanyalah bersifat sementara. Sembari menunggu proses pembangunan sebenarnya selesai.

Author