INTERAKSI.CO, Kotabaru – Menjelang arus mudik berlangsung Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Kalsel Kombes Pol M Fahri Siregar turun tangan melakukan pengecekan kondisi jalan hingga ke Pulau Laut, Kotabaru.

Menurut Fahri, agenda tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan aman dan berkeselamatan saat arus mudik lebaran mendatang berlangsung.

“Jadi, kami ke Kotabaru survey jalan agar saat arus mudik nanti pengguna jalan aman dan berkeselamatan,” ujar Fahri, kepada wartawan baru tadi.

Dirlantas juga bilang, kehadirannya di Kotabaru juga memberikan asistansi kepada jajaran Satlantas Polres Kotabaru dan pihak terkait untuk bisa memberikan informasi, masukan dan saran serta asistensi.

Utamanya perihal kesiapan dalam menghadapi arus mudik lebaran atau operasi ketupat.

Dirlantas menambahkan, berdasarkan hasil survei jalan yang dilakukan mulai dari Banjarbaru, Tanah Bumbu hingga ke Kotabaru masih ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan dan rawan rawan kecelakaan.

“Jadi memang dari observasi kami masih ada beberapa titik jalan yang dinilai rawan kecelakaan. Itu karena kondisi jalan yang rusak, bepasir serta tikungan tajam berdasarkan geometriknya,” ujarnya.

Meski demikian Fahri juga memastikan forum lalulintas angkutan jalan di Kotabaru telah melakukan upaya optimal untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas.

Disampaikan Pemerintah Daerah Kotabaru telah menyiapkan sebanyak enam ratus lampu penerangan jalan umum tersebar ke berbagai ruas jalan di Kotabaru.

“Intinya, sejauh ini forum lalulintas angkutan jalan di Kotabaru telah melakukan langkah-langkah konkrit mengantisipasi terjadinya lakalantas,” imbunya.

Terakhir, Fahri menyebut keselamatan menjadi faktor utama dan diimbau masyarakat Saijaan dapat menjaga diri, membudayakan tertib berlalulintas serta jangan melebihi kecepatan saat berkendara agar tidak terjadi fatalitas kecelakaan lalulintas.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius, sebab salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan itu adalah berkendara melebihi batas kecepatan,” pungkasnya.

Author