INTERAKSI.CO, Jakarta – Pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap dalam kondisi terkendali meski terjadi penutupan Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebut stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pembahasan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (2/3), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang turut memengaruhi jalur distribusi energi.

Menurut Bahlil, pemerintah terus memantau perkembangan situasi internasional, khususnya dampak terhadap pasokan dan harga minyak mentah.

Indonesia sebagai negara yang masih bergantung pada impor minyak turut mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat dinamika kawasan.

Baca juga: Dapur MBG Dapat Insentif Rp6 Juta per Hari, Ini Penjelasan BGN

Ia menegaskan, langkah antisipasi terus disiapkan agar stabilitas pasokan energi dalam negeri tetap terjaga. Pemerintah juga akan menggelar rapat lanjutan guna membahas strategi menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk menjaga keseimbangan distribusi dan ketersediaan BBM di seluruh wilayah.

Di tengah ketidakpastian global, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi dalam waktu dekat. Pengawasan intensif akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi internasional.

Author