INTERAKSI.CO, Batulicin – Setelah penampilan Slank yang sukses menyedot belasan ribu penonton, panggung Pesta Pantai Pagatan dalam rangka Mappanre Ri Tasi’e 2026 kembali menghadirkan hiburan kelas satu.

Kali ini, giliran Raja Dangdut Rhoma Irama bersama Soneta Group yang dijadwalkan tampil pada Sabtu (18/4/2026) malam pukul 20.00 Wita.

Kehadiran Rhoma Irama diprediksi akan membuat ribuan penonton kembali memadati kawasan Pantai Pagatan hingga Lapangan 7 Februari.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak beberapa hari terakhir, menyusul suksesnya konser Slank yang mampu menarik pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga luar provinsi.

Panggung hiburan nasional menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Mappanre Ri Tasi’e tahun ini. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga terbukti mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang membuka stan di kawasan pesta pantai.

Baca juga: Slank Konser di Pagatan, Pelaku UMKM di Mappanre Ri Tasi Untung Jutaan

Baca juga: Slank Geber Pantai Pagatan, Kaka dan Bang Arul Duet Nyanyikan Ku Tak Bisa

Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak rangkaian acara dimulai. Keramaian pengunjung biasanya terjadi sejak sore hingga malam hari, terutama saat penampilan artis nasional.

Mappanre Ri Tasi’e sendiri merupakan tradisi adat masyarakat pesisir Pagatan yang telah berlangsung turun-temurun sejak ratusan tahun lalu. Tradisi ini berasal dari budaya masyarakat Bugis Pagatan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan bagi para nelayan.

Rangkaian kegiatan Mappanre Ri Tasi’e biasanya berlangsung selama beberapa hari dan dipusatkan di kawasan Pantai Pagatan hingga Lapangan 7 Februari.

Puncak acara ditandai dengan prosesi adat pelarungan sesaji ke laut yang diiringi iring-iringan perahu nelayan dan tokoh adat.

Selain prosesi adat, perhelatan ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan hiburan rakyat, lomba budaya, serta expo UMKM yang diikuti ratusan pelaku usaha. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan lokal.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjadikan Mappanre Ri Tasi’e sebagai salah satu agenda wisata unggulan daerah. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Editor: Puja Mandela

Author