INTERAKSI.CO, Banjarbaru – DPRD Kota Banjarbaru meluncurkan “Kafe Aspirasi” sebagai inovasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah, khususnya dalam menyiasati pembatasan belanja konsumsi makan dan minum, Kamis (30/4/2026).
Peluncuran yang digelar di lingkungan Gedung DPRD Banjarbaru ini menjadi langkah strategis untuk tetap menjaga kualitas pelayanan kepada tamu sekaligus membuka peluang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, mengatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran membuat penyediaan konsumsi bagi tamu tidak lagi bisa dilakukan seperti sebelumnya. Oleh karena itu, DPRD mencoba menghadirkan solusi alternatif yang tetap produktif.
“Saat ini kita dalam kondisi efisiensi. Tamu yang datang tidak bisa lagi disediakan konsumsi seperti sebelumnya. Karena itu, kami melihat peluang untuk mengalihkan kebutuhan tersebut melalui pemberdayaan UMKM,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru Perkuat Pendidikan Inklusif, Siapkan Rekrutmen 43 GPK untuk ABK
Ia menjelaskan, Kafe Aspirasi tidak hanya berfungsi seperti kantin, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat dan wakil rakyat. Konstituen dapat menyampaikan aspirasi dalam suasana yang lebih santai, terbuka, dan komunikatif.
Pengelolaan kafe ini melibatkan pelaku UMKM yang selama ini menjadi mitra Sekretariat DPRD Banjarbaru. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
“Kami berharap tamu yang datang bisa berbelanja di sini. Siapa yang ditemui, mudah-mudahan anggota dewan yang ditemui yang mentraktir,” kata Gusti Rizky.
Menurutnya, inovasi ini merupakan bentuk adaptasi lembaga legislatif dalam menghadapi keterbatasan anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kita maksimalkan peluang ini agar UMKM mendapat ruang dan manfaat ekonomi dari kebijakan yang ada,” tukasnya.




