INTERAKSI.CO, Jakarta – Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, menghadiri pencatatan perdana saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026).

Kehadirannya menjadi sorotan setelah ikut menekan bel pembukaan perdagangan bersama Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan jajaran direksi perusahaan.

Selain Haji Isam, seremoni Initial Public Offering (IPO) RANS juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Axton Salim, Garibaldi “Boy” Thohir, Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie, serta CEO SCTV Sutanto Hartono.

Dalam sambutannya, pendiri RANS Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa Haji Isam merupakan salah satu pemegang saham RANS dengan kepemilikan sekitar satu persen.

“Beliau juga menjadi salah satu mentor saya,” ujar Raffi Ahmad.

Raffi menilai kehadiran Haji Isam dalam seremoni IPO menjadi simbol dukungan terhadap perkembangan industri kreatif di Indonesia.

Baca juga: Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Tetapkan Ancaman Nonmiliter, LGBTQ Masuk Ranah Sosial Budaya

“Kehadiran beliau memencet bel pembukaan menjadi bentuk dukungan kepada RANS sekaligus motivasi agar semakin banyak pihak ikut memajukan industri kreatif Indonesia,” katanya.

Melalui IPO, RANS melepas sebanyak 2,525 miliar saham baru atau sekitar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut ditawarkan dengan harga Rp170 per lembar sehingga perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.

Pada hari pertama perdagangan, saham RANS dibuka di level Rp228 per saham atau melonjak 34,12 persen dari harga penawaran dan langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).

Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, mengatakan pencatatan saham di BEI menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang lahir dari ekosistem creator economy untuk berkembang menjadi perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Kami ingin membuktikan bahwa kreativitas dapat berkembang menjadi intellectual property yang kuat, menciptakan perusahaan profesional, lapangan kerja, dan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Nagita.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan. Sebanyak Rp161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser, Rp85 miliar untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, serta Rp80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan edukasi Cipungland.

Selain itu, sekitar Rp35 miliar akan digunakan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi, Rp29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi, dan Rp37,8 miliar sebagai tambahan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

Author