INTERAKSI.CO, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan, Senin (27/7/2026), di Ruang Rapat H. Aberani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru.

Rakor yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel H. Muhammad Syarifuddin tersebut juga melibatkan para Tenaga Ahli Gubernur (TAG) untuk memberikan masukan dan saran terhadap berbagai agenda strategis pemerintah daerah.

Salah satu pembahasan utama dalam rakor adalah persiapan puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026 di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru.

Baca juga: Gubernur Cup Golf Kalsel 2026 Resmi Ditutup, Diikuti 270 Pegolf dari Berbagai Daerah

Selain membahas persiapan peringatan hari jadi, rapat juga mengevaluasi sejumlah aspek penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari kinerja SKPD, perkembangan serapan anggaran, capaian target perangkat daerah penghasil pendapatan, hingga berbagai skema pembiayaan di luar APBD.

Materi yang dibahas meliputi pinjaman daerah melalui perbankan, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), hibah seperti BPDP dan Sigren-Alkes, hingga pembahasan mengenai rencana obligasi daerah.

Dalam arahannya, Gubernur H. Muhidin juga memberikan petunjuk mengenai tata busana yang akan dikenakan pada puncak peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia mengarahkan agar pimpinan SKPD, unsur Forkopimda, dan para undangan mengenakan jas berwarna hitam yang dipadukan dengan laung dan sarung sasirangan bermotif dominan hitam.

Menurut Gubernur, pemilihan warna hitam bertujuan menjaga kesan netral serta menghindari persepsi yang mengarah pada identitas partai politik tertentu.

“Pemilihan warna hitam agar terlihat netral dan tidak menimbulkan kesan menonjolkan warna yang identik dengan partai politik tertentu,” ujar H. Muhidin.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel H. Muhammad Syarifuddin menyampaikan berbagai arahan lanjutan sesuai petunjuk Gubernur, termasuk terkait pelaksanaan kegiatan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Banyak arahan Bapak Gubernur terkait pelaksanaan peringatan Hari Jadi Provinsi, apalagi saat ini kita berada dalam kondisi penghematan anggaran,” kata Syarifuddin.

Meski demikian, Pemprov Kalimantan Selatan memastikan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat tetap akan diselenggarakan. Di antaranya hiburan rakyat, penyediaan angkutan gratis, hingga rencana penyediaan makanan gratis sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya.

Pemprov berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dapat berlangsung meriah, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Author