INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, turut membantu upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Bantuan yang diberikan berupa 100 unit pompa air serta dukungan dana operasional senilai Rp7,6 miliar. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat upaya pemadaman karhutla, terutama pada titik-titik kebakaran di lahan gambut.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengatakan, penanganan karhutla saat ini tidak hanya berfokus pada api yang terlihat di permukaan. Tim di lapangan juga harus mengantisipasi bara api yang masih berada di bawah permukaan tanah gambut.

Baca juga: Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla di Kalsel

Menurutnya, bara di dalam gambut dapat bertahan dan kembali memunculkan asap apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Karena itu, keberadaan pompa air tambahan dinilai penting untuk membantu proses pembasahan dan pemadaman di kawasan yang terdampak karhutla.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dan relawan dalam menangani titik-titik api sekaligus mempercepat proses pemadaman bara di dalam tanah.

Pemerintah Provinsi Kalsel terus mengintensifkan penanganan karhutla dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, masyarakat, dunia usaha, serta pihak lainnya diperlukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran dan dampak asap yang ditimbulkan.

Dengan tambahan peralatan dan dukungan operasional tersebut, penanganan karhutla di Kalsel diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

Author