INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Kabut asap pekat kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin, Jumat (11/9) pagi. Pantauan di lapangan pada pukul 07.00 hingga 08.00 Wita menunjukkan asap terutama menyelimuti kawasan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin Timur, hingga sepanjang Jalan Ahmad Yani menuju perbatasan Kabupaten Banjar.

Pekatnya kabut asap bahkan mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Di sepanjang Jalan Ahmad Yani, jarak pandang hanya berkisar 300 hingga 500 meter akibatnya.

Masyarakat yang lalu lalang dan beraktivitas di luar rumah pun terlihat menggunakan masker. Baik, pengendara motor, pedagang, maupun pejalan kaki.

Baca juga: Warga Gang Pendamaian Banjarmasin Begadang Tunggu Air PAM Mengalir

Kondisi di lapangan ini sejalan dengan data pemantauan kualitas udara dari situs IQAir. Pada periode pemantauan Jumat pagi, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Banjarmasin tercatat mencapai angka 219 dan masuk kategori sangat tidak sehat.

Didominasi pencemaran udara oleh polutan partikel halus PM 2,5. Bahkan konsentrasinya mencapai 144 mikrogram per meter kubik.

Namun, berdasarkan pantauan, sebaran kabut asap tidak merata. Sebab sepanjang jalan S.Parman, Banjarmasin Tengah hingga menuju daerah Kayu Tangi, Banjarmasin Utara, kabut asap tidak terlalu terlihat, relatif lebih cerah dan minim paparan asap.

Hingga kini, belum dapat dipastikan sumber yang menyebabkan kabut asap menyelimuti Banjarmasin pada Jumat pagi.

Namun, pekatnya asap di kawasan Banjarmasin Selatan disinyalir berkaitan dengan kebakaran vegetasi yang terjadi pada Kamis malam (10/9), di Jalan Tembikar Kanan, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Kebakaran tersebut berlangsung hampir dua jam sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan bersama warga. Meski demikian, keterkaitan kebakaran tersebut dengan kabut asap ini masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan.

Author