INTERAKSI.CO, Banjarbaru — Omas Oi selalu identik dengan kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan dan sosial kemanusiaan.

Pada Minggu 24 Mei 2026, Oi Kalimantan Selatan berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah dari berbagai elemen masyarakat, termasuk warga yang sedang melintas di sekitar lokasi.

Kegiatan yang melibatkan Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Banjarmasin, BPK Oi Banjarbaru, dan BPK Oi Martapura, itu dimulai sejak pukul 07.00 hingga 11.00 Wita di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua BPK Oi Banjarbaru, Vicky Sugali, sekaligus mewakili panitia, menyebut sebenarnya jumlah pendonor mencapai 50-an orang, tetapi yang berhasil mendonorkan darahnya hanya 33 orang.

“Saya termasuk yang tidak jadi mendonor karena hipertensi,” ucap pria 36 tahun itu seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim medis, instansi terkait, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Baca juga: Oi se-Kalsel Gelar Konsolidasi, Bahas Jambore Oi Borneo Raya 2026

Baca juga: Semarak Hari Jadi ke-16 Oi Banjarmasin

Ketua Oi Banjarmasin, M. Yunani, menilai kegiatan donor darah serentak tersebut menjadi bentuk loyalitas dan dukungan terhadap program Badan Pengurus Pusat (BPP) Oi.

“Donor darah serentak se-Indonesia ini sebagai salah satu bentuk loyalitas kita terhadap Oi karena kegiatan ini merupakan program dari BPP Oi,” ujarnya.

Menurutnya, BPK Oi Banjarmasin bersama BPW Kalsel dan BPK lainnya di Kalimantan Selatan berkomitmen terus mendukung program-program organisasi, terutama yang berkaitan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selain mendukung PMI dalam membantu ketersediaan darah, kata Yunani, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Oi hadir sebagai organisasi sosial yang aktif di tengah masyarakat.

“Ini semakin menunjukkan eksistensi Ormas Oi di masyarakat, bahwa kita bukan hanya sekadar fans fanatik, melainkan juga organisasi sosial yang di dalamnya terdapat orang-orang dengan jiwa sosial yang tinggi,” katanya.

Ketua BPW Oi Kalimantan Selatan, Agus Syswanto, menjelaskan kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Menurutnya, peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya kesadaran kolektif bangsa, tetapi juga momentum untuk menghadirkan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Momentum ini mengajarkan kepada kita bahwa kebangkitan bangsa harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Agus mengatakan BPW Oi Kalimantan Selatan memandang aksi donor darah sebagai bentuk sederhana, tetapi bermakna dari semangat gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan.

“Di tengah kebutuhan stok darah yang terus meningkat di fasilitas pelayanan kesehatan, kepedulian kita hari ini menjadi wujud kontribusi nyata untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Author