INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kalimantan Selatan masa bakti 2026–2030 yang digelar di Gedung Mahligai, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus mempertegas komitmen pembinaan atlet Sambo secara berkelanjutan di Kalimantan Selatan. Kepengurusan baru dipimpin Afrizaldi sebagai Ketua Umum Pengprov Persambi Kalsel periode 2026–2030.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Persambi, dilanjutkan pemutaran video sejarah perkembangan olahraga Sambo serta capaian atlet Kalimantan Selatan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera organisasi dari Ketua Umum Pengurus Pusat Persambi, Krisna Bayu Oly, kepada Afrizaldi, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan dan penandatanganan dokumen pelantikan.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan ucapan selamat kepada Afrizaldi yang dipercaya memimpin Persambi Kalimantan Selatan. Ia optimistis kepengurusan baru mampu membawa kemajuan bagi cabang olahraga Sambo di Banua.
“Selamat kepada Bapak Haji Afrizaldi yang telah dipercaya memimpin Persambi Kalimantan Selatan. Kami meyakini beliau adalah sosok yang tepat untuk membawa organisasi ini semakin maju,” ujarnya.
Hasnuryadi yang juga menjabat Ketua KONI Kalimantan Selatan mengatakan Sambo merupakan cabang olahraga bela diri yang memadukan teknik gulat, judo, dan jiu-jitsu. Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang melalui sinergi antarcabang olahraga.
“Kerja sama antarcabang olahraga sangat penting agar bersama-sama dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan,” katanya.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap bersinergi dengan Persambi dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat prestasi.
Hasnuryadi juga mengajak seluruh pembina, pelatih, atlet, dan pengurus untuk menyusun program pembinaan yang terarah serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.
“Sebagai pengurus yang telah diberi amanah, kami berharap seluruh pihak terus bekerja sama, menyusun program yang terarah, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai event. Dengan kebersamaan, saya yakin target prestasi dapat kita capai bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi turut menyinggung pelaksanaan Festival Tiga Cabang Olahraga sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga hiburan dan sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
Sementara itu, Afrizaldi menyatakan komitmennya untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet Sambo secara berkelanjutan.
Menurutnya, Sambo memiliki potensi besar untuk berkembang di Kalimantan Selatan dengan dukungan pemerintah, insan olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kami berkomitmen memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat senior, memperkuat kompetensi pelatih dan wasit, serta memperluas sosialisasi olahraga Sambo kepada masyarakat,” katanya.
Afrizaldi juga mengajak seluruh atlet untuk terus menjaga disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan memiliki semangat juang dalam setiap pertandingan.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan,” pesannya.
Ketua Umum PP Persambi, Krisna Bayu Oly, dalam kesempatan tersebut menyampaikan optimisme bahwa olahraga Sambo akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Ia meyakini Kalimantan Selatan memiliki peluang besar meraih prestasi apabila Sambo resmi menjadi cabang olahraga PON.
“Harapannya pada 2028 Sambo bisa dipertandingkan di PON NTT-NTB. Saya yakin Kalimantan Selatan akan meraih medali emas,” ujarnya.
Selain itu, Krisna juga berharap Kalimantan Selatan suatu saat dapat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sambo sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah kepada komunitas Sambo internasional yang kini telah beranggotakan sekitar 120 negara.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, Persambi Kalimantan Selatan diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi di tingkat nasional, serta melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Banua di kancah internasional.





