INTERAKSI.CO, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah daratan maupun kepulauan.
Wakil Bupati Syairi Mukhlis bersama dinas terkait turun langsung meninjau progres pembangunan ruas jalan di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar hingga pemeliharaan jalan di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Jumat (24/04/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru guna memastikan progres pekerjaan di lapangan sekaligus menyusun langkah tindak lanjut.
Baca juga: Kotabaru Luncurkan INOTEKDA, Dorong Setiap SKPD Ciptakan Inovasi Pelayanan Publik
Syairi mengatakan pemerintah daerah saat ini fokus pada peningkatan dan pemeliharaan ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Hari ini kita turun ke lapangan memastikan progres pembangunan jalan tepatnya di Kecamatan Tanjung Selayar, ruas Desa Tatamekar sampai Desa Tanjung Ujung yang panjangnya kurang lebih 13 kilometer,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekitar 5 kilometer ruas jalan telah ditingkatkan hingga tahap Lapis Pondasi Atas (LPA) pada tahun sebelumnya. Sementara 8 kilometer sisanya masih menunggu peningkatan lanjutan.
Menurutnya, pada tahun depan pemerintah menargetkan peningkatan jalan dari simpangan menuju Tanjung Seloka hingga Tanjung Ujung dengan pengaspalan sepanjang sekitar 13 kilometer.
“Rencana kita tahun depan akan dilanjutkan dari LPA ke aspal sekitar 13 kilometer tadi,” tegasnya.
Selain pembangunan di Tanjung Selayar, Wabup juga meninjau pemeliharaan jalan di sejumlah desa seperti Teluk Kemuning, Teluk Aru, dan Tanjung Lalak dengan total panjang sekitar 10 kilometer.
Pemeliharaan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, baik untuk aktivitas orang maupun distribusi barang menuju kecamatan maupun pusat kabupaten.
Syairi menilai perbaikan infrastruktur jalan akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Dengan adanya perbaikan jalan ini tentu memudahkan mobilitas masyarakat dan mendukung perekonomian di tingkat desa,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung, mengingat panjang ruas jalan di Kabupaten Kotabaru mencapai sekitar 1.250 kilometer, sementara kondisi jalan yang tergolong baik saat ini baru sekitar 30 persen.
Dalam kesempatan itu, Syairi turut menyampaikan apresiasi kepada PT MSAM yang telah membantu pemeliharaan jalan sepanjang 3 kilometer.
Ke depan, pemerintah daerah juga menjadwalkan peninjauan lanjutan ke wilayah Pamukan Utara, Pamukan Selatan, Hampang, Bangkalan Dayak, Pudi, Wilas hingga Tanjung Pangga.





