INTERAKSI.CO, Banjarmasin – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Selatan bekerja sama dengan ESI Kalimantan Selatan menggelar Kapolda Cup Kalimantan Selatan Esports Tournament 2026 yang terbuka bagi peserta dari seluruh Indonesia.
Turnamen esports berskala nasional tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus wadah bagi para atlet dan komunitas gim untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat kompetitif.
Ajang ini mempertandingkan tiga gim populer, yakni PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan Free Fire (FF). Selain itu, panitia juga menghadirkan kompetisi Coswalk yang turut memperebutkan hadiah jutaan rupiah.
Baca juga: Tripartit Kalsel Belajar ke Jawa Timur, Perkuat Hubungan Industrial dan Sinergi Dunia Kerja
Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp120,5 juta, menjadikannya salah satu turnamen esports terbesar yang digelar di Kalimantan Selatan tahun ini.
Untuk kategori PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Free Fire, juara pertama masing-masing akan memperoleh hadiah Rp15 juta. Juara kedua mendapatkan Rp10 juta, juara ketiga Rp7,5 juta, serta juara harapan sebesar Rp5 juta.

Sementara itu, pada kategori Coswalk Competition, juara pertama berhak membawa pulang hadiah Rp3 juta, juara kedua Rp2,25 juta, juara ketiga Rp1,75 juta, dan juara harapan Rp1 juta.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 23 Mei 2026 dan akan berakhir pada 14 Juni 2026. Turnamen ini terbuka untuk peserta umum dari seluruh wilayah Indonesia.
Babak kualifikasi online dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan semifinal online yang disiarkan secara langsung melalui livestream pada 19–21 Juni 2026.
Tim-tim terbaik akan melaju ke Grand Final Offline yang akan digelar pada 27–28 Juni 2026 di Atrium Duta Mall 1 Banjarmasin.
Pada babak puncak tersebut, sebanyak 16 tim PUBG Mobile, 8 tim Mobile Legends: Bang Bang, dan 12 tim Free Fire akan bersaing memperebutkan gelar juara.
Menariknya, panitia juga menyiapkan uang transportasi bagi tim yang lolos ke Grand Final Offline dari luar Kalimantan Selatan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, bersama Wakapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Noviar, turut mendukung pelaksanaan turnamen yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet esports potensial dari berbagai daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membawa pesan edukatif kepada generasi muda untuk menjauhi narkoba, perjudian online, berita hoaks, pornografi, dan ujaran kebencian, serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Polda Kalimantan Selatan dan ESI Kalsel berharap Kapolda Cup Esports Tournament 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem esports daerah sekaligus membuka peluang bagi atlet-atlet muda Kalimantan Selatan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.





