INTERAKSI.CO, Martapura – Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai gudang farmasi milik salah satu klinik di Jalan Sasaran RT 05, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dilanda kebakaran pada Rabu (24/6/2026).

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga setelah terlihat kepulan asap dari bagian belakang bangunan. Laporan kemudian diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar yang langsung mengerahkan personel ke lokasi.

Kepala Bidang Pencegahan DPKP Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi, mengatakan petugas bersama relawan gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman begitu menerima laporan dari masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa Kecewa 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel Tak Hadir

Setibanya di lokasi, petugas mendapati titik api berada di bagian atas bangunan, tepatnya di area plafon.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman cukup sulit karena petugas harus membuka sejumlah bagian bangunan untuk menjangkau sumber api sekaligus memastikan tidak ada bara yang masih tersisa.

“Api berada di atas plafon sehingga cukup sulit ditangani. Perambatannya juga tidak terlalu cepat karena masih tertutup lapisan seng,” ujar Yudhi.

Menurutnya, saat kebakaran terjadi bangunan dalam kondisi tidak beroperasi. Meski demikian, sejumlah fasilitas di dalam gudang turut mengalami kerusakan akibat kobaran api dan asap, mulai dari plafon bangunan, bed pemeriksaan pasien hingga ruang penyimpanan tabung oksigen.

Petugas juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan tabung oksigen yang tersimpan di lokasi. Dari total lima tabung yang berada di dalam bangunan, dua di antaranya berada di area terdampak kebakaran, sementara tiga tabung lainnya berhasil diamankan sebelum api meluas.

“Alhamdulillah tidak ada ledakan. Tabung oksigen langsung kami amankan sehingga situasi dapat dikendalikan,” katanya.

Berdasarkan hasil penanganan awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari instalasi listrik yang berada di area plafon bangunan. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan.

Author